Advetorial Disdikbud Bontang

Disdikbud Percepat Pemenuhan Buku Ajar 4 Sekolah Terdampak Banjir, Ribuan Buku Rusak Terendam

“Kita sudah usulkan agar diganti secepatnya, tapi harus melalui APBD Perubahan 2019,” ujar Kabid Dikdas Disdikbud Bontang Saparuddin

Disdikbud Percepat Pemenuhan Buku Ajar 4 Sekolah Terdampak Banjir, Ribuan Buku Rusak Terendam
Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan
TERENDAM BANJIR — Tumpukan buku ajar murid di SMP Negeri 2 Bontang rusak terendam banjir. Musibah banjir beberapa waktu lalu juga merendam sejumlah peralatan elektronik sekolah 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mendata ribuan buku ajar di 4 sekolah rusak akibat terendam banjir beberapa waktu lalu.

Kabid Dikdas Disdikbud Bontang Saparuddin menerangkan ada 4 sekolah yang terdampak banjir kemarin. Antara lain, SD 010 Bontang Utara, SMP Negeri 9 Bontang Utara, SMP Negeri 2 Bontang Selatan dan SMP Negeri 4 Bontang Barat.

Banjir yang terjadi pada H-1 Idul Fitri lalu membuat sebagian buku ajar para murid rusak karena terendam air. Buku ini cukup penting sebab menjadi pedoman guru dan murid selama proses belajar mengajar di dalam kelas.

Tumpukan buku ajar rusak terendam banjir.
Tumpukan buku ajar rusak terendam banjir. (Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan)

“Kita sudah usulkan agar diganti secepatnya, tapi harus melalui APBD Perubahan 2019,” ujar Kabid Dikdas Disdikbud Bontang Saparuddin kepada tribun saat dikonfirmasi, Jumat (14/6/2019).

Kabid Dikdas Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, pihaknya mengupayakan buku ajar para murid ini bisa segera terpenuhi. Sebab, para pelajar mulai masuk kembali setelah libur pada 15 Juli mendatang.

Peralatan elektronik juga terendam
Peralatan elektronik juga terendam (Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan)

Tetapi, pemenuhan kebutuhan buku ini baru bisa terlaksana setelah APBD-P disahkan.
Menurutnya, pengesahan APBD-P bakal dilakukan segera.

DPRD Bontang sepakat mempercepat pengesahan anggaran perubahan. “Yah mungkin mereka sebulan harus menggunakan buku ajar secara bergantian dan sama-sama, setelah perubahan disahkan baru bisa dibeli,” ujar dia.

Kabid Dikdas Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, teknis belanja buku ini bakal sepenuhnya dilakukan oleh Disdikbud Bontang. Melalui lelang cepat, belanja buku bisa dilakukan secara singkat.

“Bukunya kan ada di e-catalogue jadi lelangnya paling hanya 1-3 hari paling lambat 1 minggu lah,” ujar Kabid Dikdas Disdikbud Bontang Saparuddin.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved