Demo Driver Gojek di Banjarmasin, Pengamat: Penyampaian Aspirasi jangan Hanya Menuntut

Pengamat Ekonomi dan Publik Banjarmasin, Israul Huda, buka suara terkait aksi unjuk rasa driver atau pengemudi Gojek yang terjadi di Banjarmasin

Demo Driver Gojek di Banjarmasin, Pengamat: Penyampaian Aspirasi jangan Hanya Menuntut
Tribunnews.com
Ilustrasi driver Gojek 

TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat Ekonomi dan Publik Banjarmasin, Israul Huda, buka suara terkait aksi unjuk rasa driver atau pengemudi Gojek yang terjadi di Banjarmasin, Selasa (16/7/2019). 

Israul Huda menilai bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan Forum Driver Online (FDO) Banjarmasin disebabkan belum terjadinya kesepakatan bersama.

Karena itu, Israul mengimbau agar driver atau pengemudi tak hanya menuntut hak, tapi juga harus memenuhi kewajiban.

Menurutnya, jika semua persoalan dibenturkan kepentingan, konflik tidak akan selesai.

"Orang-orang Indonesia memang masih lemah dalam menyampaikan sesuatu, sehingga hasil keputusan bisa tidak tersosialisasikan dengan baik. FDO sebagai jembatan, tempat keluhan kalau driver ngeluh tentang suatu hal. FDO yang membawa. Jangan FDO yang mengambil peran maunya lewat forum seperti ini," kata Israul mengomentari aksi tersebut.

Jokowi Ulang Tahun ke-58, Gojek Beri Hadiah Istimewa, Diantar Langsung oleh Driver

Diketahui, demo yang terjadi di Banjarmasin terkait penyesuaian tarif ojek online sesuai Permenhub Nomor 118 Tahun 2018 tentang Angkutan Sewa Khusus.

Ketua FDO Kalsel, Pandu Setiawan mengatakan pihaknya menilai terjadi kesenjangan antara driver dengan perusahaan saat dilakukan dialog.

"Jawabannya selalu sama. Semua dari pusat. Ya kalau semua dari pusat kenapa ada kantornya di daerah? Tutup aja. Gak ada fungsinya di sini kalau seperti itu," kata dia.

Pandu mengaku bahwa pihaknya sempat dimediasi oleh DPRD Banjarmasin untuk berdialog dengan utusan Gojek dari Jakarta pada 9 November 2018.

Dalam mediasi tersebut, kata Pandu, pihak Gojek berjanji akan menaikkan harga buat Gocar dan menyelesaikan permasalahan suspend sepihak.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved