Narkoba

2 Oknum Wartawan Terlibat Narkoba Internasional, Diupah Rp 50 Juta Bawa Sabu dari Berau ke Samarinda

Ada dua tersangka berprofesi sebagai oknum wartawan, tapi masih kami dalami lagi

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dua oknum diduga wartawan terlibat jaringan narkoba internasional yang baru-baru ini diungkap Polda Kaltim.

Dari kelima tersangka yang diamankan, Muhajir alias Hajir (40), Hariyanto alias Anto (40), Asrul (24), Sabri alias Aco (20) dan Darwis alias Damis (50), dua di antaranya diduga berprofesi sebagai wartawan.

Adalah Muhajir alias Hajir dan Hariyanto alias Anto berprofesi sebagai wartawan di Samarinda.

Hal itu terungkap saat polisi melakukan pendalaman kasus. Memang saat dilakukan pemeriksaan ditemukan beberapa identitas kejurnalisan disimpan kedua tersangka, berupa kartu pers.

"Ada dua tersangka berprofesi sebagai oknum wartawan, tapi masih kami dalami lagi," terang Direktur Resnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Akhmad Shaury melalui Kasubdit I, AKBP Karyoto, Rabu (17/7/2019).

Kepada polisi Hajir dan Anto mengaku berperan sebagai penjemput paketan sabu dengan berat 3 kg di Berau.

Rencananya sabu tersebut bakal dibawa ke Samarinda, lalu diserahkan kepada Darwis alias Damis warga negara asing (WNA) asal Malaysia.

Kedua tersanka dijanjikan upah sebesar Rp50 juta oleh Damis, bila berhasil mengantarkan sabu melalui jalur darat dari Berau ke Samarinda.

"Tersangka dijanjikan akan diberi upah Rp50 juta dari tersangka D warga negara Malaysia. Sudah terima berapa atau belum masih kami dalami lagi," tutur Karyoto.

Sindikat narkoba internasional digelar di gedung Ditresnarkoba Polda Kaltim, Selasa (16/7/2019). Satu dari lima tersangka merupakan warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang ditangkap polisi di salah satu hotel di Samarinda, Kalimantan Timur.
Sindikat narkoba internasional digelar di gedung Ditresnarkoba Polda Kaltim, Selasa (16/7/2019). Satu dari lima tersangka merupakan warga negara asing (WNA) asal Malaysia yang ditangkap polisi di salah satu hotel di Samarinda, Kalimantan Timur. (Tribunkaltim.co/Fachri)

Barang bukti senilai miliaran rupiah telah diamankan. Hingga saat ini kelima tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Kaltim.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved