Ibu Kota Baru
Bappeda Kaltim Tawarkan 2 Opsi Penggunaan Lahan Bukit Soeharto Jika Dipilih jadi Ibu Kota Baru RI
Lahan Tahura Bukit Soeharto tidak akan berkurang dengan adanya pusat pemerintahan Ibu Kota Baru di sana. Bappeda Kaltim tawarkan 2 opsi.
Penulis: Ilo | Editor: Mathias Masan Ola
Jadi, kurang lebih 13 ribu haktare Tahura Bukit Soeharto akan digunakan sebagai lokasi pembangunan pusat pemerintahan," jelasnya.
Dirincikan pula oleh Zairin, kurang lebih 130 ribu hektare lahan yang digunakan untuk lokasi pusat pemerintahan tersebut, dibeberkan Zairin, 61 ribu hektare lahan merupakan lahan utama, dan 68 ribu hektare lahan tambahan.
"61 ribu hektare itu berada di arah timur, dan 68 ribu hektare berada di arah barat.
Kemudian, sepanjang 17 kilometer diantaranya lahan tersebut berbatasan dengan hutan lindung yang juga digunakan untuk lahan cadangan apabila nantinya diperlukan.
"Lahan cadangan ini, diperuntukan apabila ada pengembangan pembangunan pusat pemerintahan," pungkasnya.
Rencana pemindahan ibu kota Indonesia Pasti di Pulau Kalimantan
Kali ini Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan lokasi pemindahan ibukota yang baru di Provinsi Kaltim. Saat kunjungan kerja hari keduanya di Sumatera Utara, Selasa (30/7/2019), di The Kaldera Nomadic Escape, Jokowi menegaskan lokasi ibu kota yang baru akan diumumkan bulan Agustus.
"Ya kan memang dari dulu saya sampaikan, pindah ke kalimantan. Kalimantannya mana nanti kita sampaikan Agustus lah," kata Jokowi mengutip dari Kompas.com
Orang nomor satu di Indonesia ini meminta masyarakat bersabar menunggu hingga Bulan Agustus. Dimana Provinsi yang bakal dipilihnya menjadi ibu kota baru. Untuk saat ini, lanjut Jokowi, kajian dari ibu kota baru itu belum rampung dan tuntas. Paparan soal kebencanaan maupun sosial budaya belum selesai.
"Saat ini kajiannya belum rampung dan tuntas. Kalau sudah rampung, detailnya sudah dipaparkan, kajian kebencanaan seperti apa. Mulai dari kajian air, kajian keekonomian, kajian demografinya, masalah sosial politiknya pertahanan keamanan.
• Didukung Provinsi Tetangga jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Pemprov Kalimantan Timur Tenang-tenang Saja
• Penajam Paser Utara Paling Siap jadi Penyangga Bagi Ibu Kota Baru RI, Bupati PPU Mendukung Penuh
Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro juga mengamini Presiden Jokowi telah menyetujui perpindahan ibu kota ke Kalimantan bukan ke Mamuju Sulawesi Barat ataukah Makassar Sulawesi Selatan.
Nah, Jokowi menginginkan rencana pemindahan ibu kota tidak hanya jadi wacana semata. Dia ingin rencana itu segera terwujud.
Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional atau Bappenas, Bambang Brodjonegoro di acara Penyusunan Langkah Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Jawa-Bali 2020-2024 di Hotel Shangri-La, Surabaya, Senin, (29/7/2019) lebih dulu memastikan.
"Pemindahan ibu kota ini bukan hal yang baru. Rencana ini juga pernah diangkat Presiden Soekarno dan Soeharto. Presiden Jokowi menginginkan ini bukan hanya wacana, tapi kongkrit," ujar Bambang, Bappenas.
Dua lokasi yang menjadi kandidat kuat ibukota baru, yaitu di kawasan Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur serta Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah. Jokowi sempat membandingkan kedua lokasi ini saat dia melakukan peninjauan.
Menurut Jokowi, kelebihan Gunung Mas Kalimantan Tengah adalah luas wilayahnya. Gunung Mas siap menjadi Ibu Kota karena luas wilayahnya sangat menunjang untuk membangun pusat pemerintahan.