Minggu, 3 Mei 2026

Otomotif

Rencana Penghapusan Bahan Bakar Premium dan Pertalite di Jakarta, Begini Sebabnya

Andono Warih juga sempat menyatakan bahwa pembatasan BBM tidak ramah lingkungan tersebut bukan cara satu-satunya mengembalikan kualitas udara.

Tayang:
Editor: Budi Susilo
Tribunnews.com
Polusi udara di Kota Jakarta. Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih juga sempat menyatakan bahwa pembatasan BBM tidak ramah lingkungan tersebut bukan cara satu-satunya untuk bisa mengembalikan kualitas udara di Jakarta. 

Pada SPBU Kompak ini, terdapat fasilitas penyimpanan masing-masing 20 KL.

Penyimpanan ini untuk produk tiga jenis bahan bakar minyak.

Yakni jenis premium, solar, dan pertalite.

Kondisi SPBU di Jalan Rong Iram Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu yang baru saja diresmikan oleh Pertamina pada Kamis (18/7/2019).
Kondisi SPBU di Jalan Rong Iram Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahulu yang baru saja diresmikan oleh Pertamina pada Kamis (18/7/2019). (Tribunkaltim.co/HO Pertamina)

Adanya penambahan SPBU Kompak di daerah Long Bagun, Mahulu tentu saja sangat membantu perekonomian masyarakat.

Sebagian besar warga di Long Bagun yang dominan bermata pencaharian di bidang pertanian.

Ada juga yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil dan bekerja di area perkebunan sawit.

Peresmian SPBU di Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahulu oleh Kepala BPH Migas, M. Fanshrullah Asa dan Retail Fuel Manager Pertamina MOR VI Kalimantan Muhamad Resa yang didampingi Sekda Kabupaten Mahakam Ulu, Drs. Yohanes Avun pada Kamis (18/7/2019).
Peresmian SPBU di Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahulu oleh Kepala BPH Migas, M. Fanshrullah Asa dan Retail Fuel Manager Pertamina MOR VI Kalimantan Muhamad Resa yang didampingi Sekda Kabupaten Mahakam Ulu, Drs. Yohanes Avun pada Kamis (18/7/2019). (Tribunkaltim.co/HO Pertamina)

Masyarakat tidak lagi merogoh kocek sebanyak Rp 8.000 per liter lebih untuk solar dan premium.

Sekarang, masyarakat dapat menikmati harga premium dan solar dengan harga yang sama yaitu premium Rp 6.450 per liter dan solar Rp. 5.150 per liter.

Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM 1120 jam perjalananan menggunakan kapal ditempuh untuk mengangkut BBM dari titik suplai Terminal BBM Samarinda atau sekitar 541 kilometer hingga sampai ke SPBU.

Penyaluran dilakukan lebih kurang 10 hari sekali, tergantung dengan kondisi Sungai Mahakam.

Speedboat SOA bersandar di Dermaga Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (18/11/2018) sore.
Speedboat SOA bersandar di Dermaga Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (18/11/2018) sore. ((Tribunkaltim.co/BudiSusilo))

Resa menambahkan, ada hambatan pada saat distribusi BBM ke SPBU Kompak ini yaitu Kondisi air sungai Mahakam yang pasang-surut.

Di musim kemarau kapal tidak bisa masuk sampai ke lokasi pembongkaran ( di Long Bagun) sehingga harus di angkut menggunakan mobil strada dari lokasi kapal tambat menuju ke SPBU.

"Namun, hal ini tentunya tidak menjadi alasan bagi Pertamina untuk terus mendistribusikan BBM ke lokasi,” katanya. (tribunkaltim.co)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tanggapan Pengendara Ojol Bila Premium dan Pertalite Dihapus." 

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved