Dua Pekan Pasar Segiri Ditongkrongi 24 Jam oleh Petugas Gabungan, Belum Bersih dari Narkoba

Posko Terpadu Pasar Segiri Bersinar belum benar-benar membuat Pasar Segiri Samarinda, bebas dari transaksi narkoba

Dua Pekan Pasar Segiri Ditongkrongi 24 Jam oleh Petugas Gabungan, Belum Bersih dari Narkoba
(TribunKaltim.co/Nevrianto Hardi Prasetyo)
Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Markus bersama jajarannya menunjukkan barang bukti poket sabu sabu saat operasi penggerebekan kasus peredaran narkoba di kawasan gang Tempurung 3 belakang Pasar Segiri Kota Samarinda Kalimantan Timur, Rabu(17/7/2019).Polresta mengamankan 4 orang dan 37 poket sabu sabu siap edar. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Memasuki pekan kedua Posko terpadu Pasar Segiri Bersinar (Bersih Narkoba).

Sejumlah aktivitas dilakukan oleh personel gabungan yang ditugaskan di posko tersebut.

Sejak posko tersebut diresmikan pada 28 Agustus 2019 lalu, setiap harinya terdapat sekitar sembilan personel gabungan dari Polri, TNI, BNN, Satpol PP, serta instansi terkait yang memantau 24 jam kawasan Pasar Segiri, Samarinda.

Tidak hanya itu, guna memaksimalkan pengawasan di pasar tersebut, terdapat delapan CCTV yang dipasang disejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya transaksi maupun penggunaan narkoba.

"Sejumlah kegiatan dilakukan, mulai dari sosialisasi, patroli keliling pasar, hingga pengungkapan, termasuk upaya rehabilitasi.

Ini merupakan upaya pencegahan agar Pasar Segiri bersih dari narkoba," ucap Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kombes Pol Raden Sigit Satrio Hutomo, Senin (10/9/2019).

Selama beroperasinya posko terpadu Pasar Segiri Bersinar, terdapat satu kasus pengungkapan yang dilakukan, dengan barang bukti 2 gram sabu, dan seorang pelaku.

Sungai Karang Mumus di Gang Nibung Sisi belakang Pasar Segiri Menyempit 15 Meter, Ini yang Terjadi

Resmikan Posko Terpadu, Peredaran Narkoba di Pasar Segiri Akan Dipantau 24 Jam

Resmikan Posko Pemberantasan Narkoba di Pasar Segiri, Kapolda: Jangan Ada Pengedar Pindah ke Kaltim

DARURAT NARKOBA - Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP H Tampubolon memberikan pengarahan kepada warga yang tertangkap di kampung dan pasar narkoba di Samarinda, Rabu (24/4/2019).
DARURAT NARKOBA - Kabid Pemberantasan BNNP Kaltim, AKBP H Tampubolon memberikan pengarahan kepada warga yang tertangkap di kampung dan pasar narkoba di Samarinda, Rabu (24/4/2019). (TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga)

Namun demikian, pelaku diamankan tidak di dalam pasar, melainkan luar kawasan pasar.

"Cenderung turun sekarang, mereka (pelaku) sudah tidak leluasa lagi jualan.

Walaupun tetap ada yang coba-coba, mereka gunakan hit and run saat ini," jelasnya.

"Dikatakan bersih, belum.

Tapi intesitasnya menurun, yang datang nyari juga kurang," sambungnya.

Terkait dengan pindahnya pengedar ke lokasi lain, Kompol Sigit mengaku hal itu telah diantisipasi oleh pihaknya dengan memberdayakan personel di Polsek jajaran.

"Lokasi-lokasi yang disinyalir jadi tempat peredaran narkoba pelarian dari Pasar Segiri, kita maksimalkan juga pengawasan dari Polsek. Kemungkinan pindah pasti ada," pungkasnya. (*)

TONTON JUGA:

Caption : Kapolda Kaltim Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, MM saat memberi sambutan dalan agenda Peresmian Posko Terpadu Segiri Bersinar (Segiri Bersih Dari Narkoba) di Jl. Pahlawan Kota Samarinda Provinsi Kaltim, Rabu (28/8/2019). - Tribunkaltim.Co/cahyo Wizaksono Putro/dok

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved