Berita Berau Terkini

Kabut Asap Makin Tebal, Polres dan PMI Berau Bagi-bagi Masker

Bencana kabut asap ini mengundang keprihatinan banyak pihak. Sejumlah instansi pun membagikan masker untuk masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Kabut Asap Makin Tebal, Polres dan PMI Berau Bagi-bagi Masker
TRIBUN KALTIM/ GEAFRY NECOLSEN
PMI Kabupaten Berau membagikan 2.000 masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Pembagian masker ini dilakukan karena kabut asap di wilayah ini semakin pekat. 

Ada Kabut Asap Kakek 72 Tahun Ini Gagal Terbang ke Berau, Kecewa Pada Maskapai Penerbangan

Penerbangan Sriwijaya Air Batal ke Berau dan Tarakan, Ada Kabut Asap Jarak Pandang Hanya 600 Meter

Pemain Borneo FC Terhambat Kabut Asap, Penerbangan Samarinda Putar Balik Pilih ke Balikpapan

Bagi-bagi masker ini juga dilakukan oleh Polres Berau. Selain memberikan himbauan tentang keselamatan lalu lintas, mereka membagikan masker kepada pengguna kendaraan bermotor, khususnya roda dua.

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono juga mengimbau kepada masyarakat, untuk menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah, dalam kondisi kabut asap seperti sekarang.

Kapolres juga mengatakan, pihaknya akan menindak tegas para pelaku pembakaran hutan dan lahan. Saat ini, kata Sigit, Polres Berau tengah disibukkan dengan membantu BPBD untuk memadamkan kebakaran di sejumlah lokasi.

Meski begitu, pihaknya juga akan fokus terhadap unsur tindak pidana terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Seperti kasus warga Kutai Timur yang kedapatan membuka lahan seluas 15 hektare di Kecamatan Kelay beberapa waktu lalu.

PMI Kabupaten Berau membagikan 2.000 masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Pembagian masker ini dilakukan karena kabut asap di wilayah ini semakin pekat.
PMI Kabupaten Berau membagikan 2.000 masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Pembagian masker ini dilakukan karena kabut asap di wilayah ini semakin pekat. (TRIBUN KALTIM/ GEAFRY NECOLSEN)

“Pelaku sudah kami tetapkan sebagai tersangka, dan proses penyidikan masih terus berlanjut,” tegasnya. Pramuja Sigit Wahono mengatakan, pihaknya akan menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan yang tengah marak seperti sekarang, menurutnya sangat menganggu kepentingan publik. Tranportasi udara, darat dan laut menjadi terganggu.

“Termasuk ancaman gangguan kesehatan kepada masyarakat. Ini (kebakaran hutan dan lahan) kan dampaknya luar biasa, sangat masif. Bukan satu atau dua orang yang merasakan dampaknya, tapi ribuan,” tegasnya.

BACA JUGA

Samarinda Dapat Kiriman Kabut Asap, BMKG Sebut Mengkhawatirkan Jarak Pandang 1 Kilometer Saja

VIDEO Atmosfir Kalimantan Selatan Diselimuti Kabut Asap Pekat Bak Senja di Siang Hari Bolong

Kabut Asap Semakin Pekat, Dinkes Tarakan Bagi 10.000 Masker kepada Warga di Jalan

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved