Darurat Kabut Asap

Kapolres Kutim dan Dandim Sangatta Turun Langsung Ikut Padamkan Kebakaran Lahan

Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan bersama Dandim 0909 Sangatta Letkol CZI Pabate meninjau lokasi titik api di Kecamatan Muara Ancalong

Kapolres Kutim dan Dandim Sangatta Turun Langsung Ikut Padamkan Kebakaran Lahan
Tribun Kaltim/Margaret Sarita
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan bersama Dandim 0909 Sangatta, Letkol CZI Pabate turun ke lokasi titik api di Kecamatan Muara Ancalong dan ikut memadamkan api yang menyerang perkebunan 

TRIBUNKALTIM.CO – Kecamatan Muara Ancalong merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Kutai Timur yang memiliki titik api tertinggi.

Selasa (24/9/2019), Kapolres Kutai Timur AKBP Teddy Ristiawan bersama Dandim 0909 Sangatta Letkol CZI Pabate meninjau lokasi titik api di Kecamatan Muara Ancalong dan Muara Bengkal.

Bahkan, keduanya bersama Kepala BPBD Kutim, Syafruddin ikut memadamkan titik api yang berkobar di kawasan perkebunan PT SAS di Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong.

Apel Gelar Pasukan Siaga Karhutla di Paser, Warga Diimbau Tidak Membakar Lahan Untuk Lahan Pertanian

5 Titik Api Karhutla di Wilayah Kodam VI Mulawarman Masih Belum Berhasil Ditanggulangi

Sederet Kendala yang Dihadapi Petugas untuk Padamkan Karhutla di Lokasi Ibu Kota Baru Indonesia

Viral Langit Merah di Muaro Jambi Lantaran Sedang Karhutla, BMKG Sebut Hamburan Mie

Dibantu jajaran TNI –Polri setempat dan Camat Muara Ancalong.

“Kami meninjau titik api yang ada di Kecamatan Muara Ancalong dan terjun langsung ikut memadamkan api. Mengerahkan segala kemampuan, bersama tim pemadam kebakaran dari perusahaan yang membawa dua unit alat berat dan mesin penyedot api,” ungkap Teddy dalam pesan singkatnya.

Titik api di kawasan Kecamatan Muara Ancalong tidak hanya satu tapi ada beberapa.

Semuanya terlapor dalam pantauan hotspot nasional.

TNI=Polri berupaya mengendalikan penyebaran titik api di dua kecamatan yang dipadati perkebunan kelapa sawit tersebut.

Sementara itu, di Sangatta, tim unit reskrim Polsek Sangatta mengamankan empat pemuda terduga pelaku pembakaran lahan di kawasan Jalan Suwandi, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, pada pukul 12.00 wita tadi.

Keempat pemuda tersebut adalah, Ismail, Agus, Radiva dan Ujang. Semuanya warga Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara.

“Keempatnya diamankan setelah kami mendapat informasi dari warga setempat yang melihat adanya lahan terbakar. Tim reskrim langsung terjun ke lapangan melakukan penyelidikan dan diketahui ada empat pemuda di lokasi kejadian.

Keempatnya tak bisa menyangkal ketika ditanya siapa yang melakukan pembakaran lahan. Karena barang bukti, berupa korek gas, jeriken bensin dan ada mesin rumput di sekitar mereka,” ungkap Kapolres AKBP Teddy Ristiawan didampingi Kapolsek Sangatta, Iptu Slamet Riyadi.

Sederet Kendala yang Dihadapi Petugas untuk Padamkan Karhutla di Lokasi Ibu Kota Baru Indonesia

Pembalajaran Sosial Solusi Atasi Karhutla Kaltim

Penanganan Karhutla di Lokasi Ibu Kota Baru RI, Bangun Posko Dekat Titik Api, Kehausan Habis Makanan

Kisah Kapolres Berau Hadapi Kabut Asap Karhutla, Setiap Malam Dapat Peringatan dari Polda Kaltim

Alhasil, empat pemuda tersebut beserta barang bukti yang ditemukan aparat di lokasi kejadian langsung digelandang ke Makopolsek Sangatta.

Mereka dijerat pasal 108 UU RI nomor 39 tahun 2014 dan atau pasal 187 KUH Pidana tentang tindak pidana setiap pelaku perkebunan yang membuka lahan dengan cara membakar atau barang siapa sengaja menimbulkan kebakaran.(sar)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved