Penemuan Narkotika Jenis Sabu di Bandara Juwata Tarakan Berkat Kejelian Petugas Avsec

Petugas Avsec Bandara Juwata di Kota Tarakan jeli melihat paket berisi narkotika jenis sabu, dan akhirnya pengiriman digagalkan

Penemuan Narkotika Jenis Sabu di Bandara Juwata Tarakan Berkat Kejelian Petugas Avsec
tribunkaltim.co/Junisah
Kepala Bidang Pelayanan Keamanan dan Penerbangan Bandara Juwata Tarakan, Budi Prayitno (kiri) saat memperlihatkan sabu hasil tangkapan petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan beberapa waktu lalu di Kantor BNNP Kaltara 

TRIBUNKALTIM.CO-TARAKAN - Keberhasilan mengungkap penyelundupan narkotika jenis sabu lewat Bandara Juwata Tarakan, tidak terlepas dari peran dan tugas dari petugas Avsec atau keamanan.

September lalu, petugasl Avsec Bandara Juwata Tarakan berhasil mengungkap seorang calon penumpang yang membawa dan menyembunyikan narkotika diselenggarakan, saat memasuki pintu terminal keberangkatan.

Begitupula petugas Avsec yang bertugas di bagian kargo bandara Juwata Tarakan.

Kepolisian Tangkap Pemuda di Jalan Lumba-lumba Bawa 24 Poket Sabu, Juga Ringkus Si Pemiliknya

Jadi Target Operasi Sejak Awal 2019, Pengedar Sabu di Sangatta Ini Baru Tertangkap, BB 2,25 Gram

Sabu Sabu Cair Dilarutkan Dalam Kloset Kamar Mandi Kantor BNNP Kaltara

Lewat mesin x-ray, terlihat di layar monitor ada benda yang mencurigakan.

Barang tersebut dikirim seseorang melaui salah satu jasa pelayanan kargo di Kota Tarakan.

Benda mencurigakan tersebut pun akhirnya dibongkar da ternyata apa yang dicurigail petugas Avsec benar adanya, benda yang mencurigakan itu berupa sabu-sabu.

Dengan temuan ini, petugas Avsec menghubungi instansi terkait untuk menindaklanjuti penemuan narkotika jenis sabu, termasuk salah satu calon penumpang yang berangkat melalui Bandara Juwata Tarakan.

Kepala Bidang Pelayanan Keamanan dan Penerbangan Bandara Juwata Tarakan, Budi Prayitno, mengungkapkan, keberhasilan pihaknya menemukan narkotika , karena kejelian dari petugas Avsec Bandara Juwata Tarakan.

"Misalnya saja mereka melihat ada calon penumpang yang gerak-geriknya mencurigakan.

Mereka ini sudah mengetahuinya, karena mereka ini kita bekali mengikuti pelatihan untuk dapat mengetahui gerak-gerik calon penumpang, termasuk barang yang mencurigakan yang terlihat di mesin x-ray," ujarnya, Jumat (4/10/2019).

Budi mengatakan, untuk saat ini pihaknya tidak perlu menambah petugas Avsec, karena saat ini masih mampu untuk menjaga keamanan di bandara.

"Saya hanya minta kepada teman-teman Avsec untuk  meningkatkan kewaspadaan dan lebih jeli saat melakukan pemeriksaaan," katanya.

Budi mengingatkan pula petugas Avsec jalngan pernah kendor dallam melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang.

"Tetap harus jeli melihat yang mencurigakan,"katanya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved