Sabtu, 9 Mei 2026

VIRAL Komentar Andi Arief Minta Jokowi Ajak SBY dan JK Bicara soal Kerusuhan Papua

Politikus Partai Demokrat Andi Arief pernah berkomentar terkait kerusuhan di Papua. Dalam komentarnya, Andi Arief menyebut nama Jokowi, SBY, dan JK

Tayang:
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Amalia Husnul A
Kolase KOMPAS.com
VIRAL Komentar Andi Arief Minta Jokowi Ajak SBY dan JK Bicara soal Kerusuhan Papua 

Wapres meminta masyarakat di Papua tak mudah terpancing hal yang dapat memecah belah mereka di sana.

Wapres mengingatkan, warga asli Papua dan pendatang merupakan satu kesatuan yang membangun Papua menjadi makmur.

Apalagi, lanjut Wapres, keberadaan warga pendatang juga turut membangun perekonomian di Papua.

Karena itu, ia meminta masyarakat asli dan pendatang tetap bersatu seperti dulu dan tak terpancing dengan isu yang memecah belah mereka.

"Hati-hati kepada kata-kata atau statement yang menyebabkan salah pengertian akibat semua masuk medsos. Medsos itu cepat sekali. Kalau dibiarkan tentu berbahaya," ujar Kalla.

"Jangan lupa, yang pendatang bukan hanya mencari kehidupan tetapi juga bangun daerah. Dia membangun perekonomian daerah. Kalau mereka tidak bersama-sama masyarakat (asli), bangun daerah itu agak sulit," kata Kalla lagi.

Anggota MPR Menangis

Anggota MPR Fraksi PDI-P Dapil Papua Barat Jimmy Demanius Ijie menangis saat menyampaikan pendapatnya di Sidang Paripurna 2 MPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Jimmy memprotes jalannya rapat yang bertele-tele dalam menentukan agenda pemilihan Ketua MPR di tengah berlangsungnya konflik di Papua.

"Saya melihat kita ini sedang memperlihatkan sandiwara yang tidak lucu. Hanya berebut kursi kekuasaan di lembaga ini. Dan tidak memperlihatkan sense of crysis kita. Ada persoalan kemanusiaan yang luar biasa terjadi di Papua," ujar Jimmy sembari menangis tersedu.

Anggota MPR Fraksi PDIP Dapil Papua Barat, Jimmy Demanius Ijie, menangis saat jalani sidang paripurna, Rabu (2/10/2019).
Anggota MPR Fraksi PDIP Dapil Papua Barat, Jimmy Demanius Ijie, menangis saat jalani sidang paripurna, Rabu (2/10/2019). (Kompas.com/Rakhmat Nur Hakim)

Ia menilai interupsi demi interupsi yang muncul dalam Sidang Paripurna 2 hanya tidak etis lantaran melupakan permasalahan di Papua, khususnya Wamena, yang tengah bergejolak.

Sebagian warga Wamena juga mengungsi ke tempat yang aman akibar kerusuhan tersebut.

Andi Arief Minta Jokowi-Prabowo segera Bertemu, Ingatkan Momen SBY-JK 10 Tahun Lalu

Ketika Pertemuan AHY dengan 8 Kepala Daerah Dipertanyakan, Andi Arief Malah Merasa Aneh

Menahan Tangis, Ustaz Abdul Somad UAS Tanggapi Rusuh di Wamena: Kita Adalah Nusantara

Ada yang Tak Pernah Ganti Pakaian hingga Alami Trauma, 6 Fakta Nasib Pengungsi Kerusuhan Wamena

Karenanya, ia meminta para anggota MPR berhenti saling menginterupsi dalam rapat tersebut dan segera memilih Ketua MPR agar keberadaannya bisa segera dirasakan masyarakat Papua.

"Kita di lembaga ini untuk bicara bangsa. Kita hanya berebut kekuasaan semata.

Sementara orang Papua membutuhkan kehadiran lembaga ini. Kasihan pengungsi-pengungsi.

Mereka butuh perhatian kita. Kita pilih secepatnya pimpinan MPR," kata dia diiringi tepuk tangan anggota MPR lainnya. (*)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved