Pengedar Narkoba Bakal Ditembak di Tempat, Begini Suara DPRD Balikpapan
Mereka yang memegang senpi harus profesional. Setidaknya melewati seluruh rangkaian tes kepemilikan senjata api
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Mathias Masan Ola
"Kita dukung, dengan catatan, buat efek jera," kata anggota DPRD dapil Balikpapan Utara, Fadlianoor,
Minggu (6/10/2019).
Kendati demikian, Fadlianoor mengingatkan agar petugas BNN selektif mempersenjatai petugasnya senjata api
(senpi) di lapangan.
Mereka yang memegang senpi harus profesional. Setidaknya melewati seluruh rangkaian tes kepemilikan
senjata api.
"Untuk megang senjata itu perlu tes, yang penting tahapan tes dilalui, gak masalah," ucap Fadlianoor.
Fadlianoor yang juga Ketua PAC PDIP Balikpapan Utara ini mengingatkan agar petugas yang mengambil
langkah represif di lapangan agar tak melanggar aturan dan Undang-Undang.
Fadlianoor tak ingin petugas BNN saat jalankan tugas di lapangan berujung pada gugatan.
Apalagi keputusan tembak di tempat, bila sampai salah sasaran, petugas bisa diproses hukum jika ada
yang berkeberatan. Ancaman pidana tentu membayangi setiap pilihan langkah petugas di lapangan.
"Tembak di tempat pasti ada ukurannya, jangan sampai salah sasaran atau yang lain.
Perlu dikaji juga itu, tapi pada intinya saya mendukung, kenapa? buat efek jera, karena selama ini narkoba
itu tadi, satu ketangkap, yang tumbuh gak karuan. Itu berulang terus. Harus ada sanksi yang
memberatkan," ungkapnya. (Tribunkaltim.co/Fachri)
Baca Juga;
Beredar Viral Video Amoral Antara Sekdes dan Kades di Boltim, Si Istri Temukan di Ponsel Sang Anak
Diduga Ketua DPRD dari Partai Gerindra Tampar Pegawai, Begini Kronologi dan Kelanjutannya
Warga Perumahan Jokowi Datangi Developer Pesona Bukit Batuah, Protes Pasokan Air Bersih yang Langka