Jual Buku dengan Harga Seikhlasnya, Ibu Ini Punya Alasan Mulia
Banyak kisah yang dapat dijumpai kala mengunjungi tempat wisata, salah satunya adalah pedagang. Bukan pedagang biasa, seorang wanita menjual buku
Awalnya keduanya merantau ke Balikpapan lantaran butuh biaya untuk anaknya yang operasi.
Andini biasa menjajakan bukunya mulai pukul 16:00 hingga pukul 21:00 Wita di pinggiran Pantai Melawai.
Untuk menuju lokasi jualannya, sehari-hari ia naik angkot dari rumahnya ke Pantai Melawai.
Dengan percaya diri ia menyapa dan menawarkan bukunya kepada para pengunjung.
Ia mengaku, pernah mendapat penolakan yang tidak mengenakkan.
"Saya sempat tersinggung, katanya tidak boleh menjajakan buku-buku seperti ini," tambahnya.
Namun ia tak putus asa, selagi pekerjaannya itu halal ia tak peduli omongan orang.
Ia menuturkan, pernah sehari hanya laku 1 hingga 2 buku saja.
"Pernah sehari cuma laku 1 sampe 2 aja, kalau hujan nggak bisa dagang," imbuh wanita kelahiran Madura itu.
Namun ia tetap bersyukur, hasil dari jualannya cukup untuk makan seadanya.
"Kadang cuma makan tahu tempe, kadang juga cabe dan garam, sudah alhamdulillah," pungkasnya sambil mengusap air mata.
Ia mengungkapkan, selama ia tinggal di Balikpapan ia tak pernah membeli baju.
Baju yang ia kenakan semua didapatkan dari pemberian.
"Baju dikasih sama tetangga, tapi masih layak pakai," tutupnya.
• Sering Beraksi di Kegiatan Sosial, Batman Kalahkan Superhero Lain di Balikpapan
• Sempat Hype pada 2011, Kejayaan Cosplay di Balikpapan Kini Mulai Memudar
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pedagang-buku-di-pantai-melawai-1.jpg)