Pasca Penusukan Terhadap Wiranto, Polresta Samarinda Perketat Pengamanan Terhadap Pejabat Negara
Pasca penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten, Kepolisian perketat pengamanan pejabat negara
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Mathias Masan Ola
di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Guna langkah antisipasi, warga pendatang yang bermukim di Samarinda diwajibkan taat administrasi
kependudukan. Bhabinkamtibmas bersama pihak Kelurahan akan lebih ketat mengawasi para pendatang.
"Kita ingatkan terus untuk melapor, Bhabinkamtibmas akan senantiasa melakukan pengecekan serta
pemeriksaan ke titik bermukimnya warga pendatang," jelasnya.
Sejauh ini, pihaknya belum pernah memulangkan warga pendatang ke daerah asalnya yang terindikasi bakal melakukan tindakan melawan hukum.
Namun, pihaknya telah sering menjebloskan ke tahanan warga pendatang yang melakukan tindak kriminalitas.
"Kalau pendatang yang lakukan tindakan kriminalitas, tidak kita pulangkan, langsung masukan tahanan," tegas nya.
"Karena biasanya ada yang hanya transit saja untuk lakukan kejahatan, biasanya kelompok pencurian, penggelapan dan narkoba," pungkasnya. (*)
Baca Juga;
• Dipukul Saat Unjuk Rasa di DPRD Kaltim, MC Laga Borneo FC Buat Laporan ke Polresta Samarinda
• Bencana Karhutla di Samarinda Marak, Ini Langkah yang Diambil Polresta Samarinda, Tak Ada Tersangka
• Jokowi Keluarkan Perpres, Pejabat Negara Wajib Pidato dalam Bahasa Indonesia saat di Luar Negeri
• Kisah di Balik 3 Anggota TNI Dicopot & Ditahan Karena Istri Hujat Wiranto, Kata Suami hingga Dampak
• Pendukung Jokowi Ungkap Masa Lalu Irma Nasution, Istri eks Dandim Kendari yang Nyinyir ke Wiranto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/vendrariviyanto.jpg)