Upah Tak Kunjung Dibayar, Buruh Pabrik Plywood di Samarinda Geruduk Kantor Perusahaan
Upah Tak Kunjung Dibayar, Buruh Pabrik Plywood di Samarinda Geruduk Kantor Perusahaan
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Rita Noor Shobah
Sweeping Pakai Patroli Motor, Operasi Zebra di Samarinda Polisi Kejar Pengendara yang Coba Kabur
Sebesar Inilah Jumlah Dukungan yang Harus Dipenuhi Bagi Calon Independen Maju di Pilkada Samarinda
Buruh mulai melunak dengan fokus pada tuntutan pembayaran upah.
Padahal, permasalahan lain terkait dengan pemenuhan hak-hak karyawan, seperti iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan juga tidak dibayarkan perusahaan,
termasuk penggantian uang berobat buruh, walaupun setiap bulannya upah buruh selalu dipotong.
"Kita konsentrasi diupah dulu, padahal masalah BPJS juga ada.
Upah yang belum dibayarkan dua bulan, September dan Oktober," katanya.
"Kita tunggu keseriusan perusahaan, termasuk Pemerintah yang memediasi kami, kita komunikasi terus dengan mereka,
tentu harapan kami para buruh, agar pembayaran dapat dilakukan hari ini," katanya.
Dirinya menjelaskan, ada sekitar 1.170 buruh pabrik yang nasibnya belum jelas karena pembayaran upah yang tidak kunjung diberikan.
BACA JUGA
BPJS Kesehatan Sosialisasikan Penyesuaian Program JKN KIS di UWGM Samarinda
Pengumuman Pendaftaran Seleksi CPNS di Samarinda Kaltim akan Disampaikan November Ini
Gagal di Pemilihan Gubernur dan DPR RI, Rusmadi Ingin Maju di Pilwali Samarinda, Ini Alasannya
Saat ini aktivitas pabrik lumpuh total, disebabkan karena rusaknya power pembangkit listrik.