Sudah Dilarang, IRT di Berau Ini Masih Nekat Jualan Aksesoris dari Sisik Penyu, Begini Nasibnya

Sudah Dilarang, IRT di Berau Ini Masih Nekat Jualan Aksesoris dari Sisik Penyu, Begini Nasipnya,

Sudah Dilarang, IRT di Berau Ini Masih Nekat Jualan Aksesoris dari Sisik Penyu, Begini Nasibnya
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Polres Berau mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga yang kedapatan menjual aksesori dari sisik penyu. Sebelumnya, warga Pulau Derawan telah diberi kesempatan dan tidak diseret ke ranah hukum saat menjual sisik penyu. Namun kali ini polisi bertindak tegas, karena keringanan yang diberikan tak memberi efek jera. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Penyu dan produk turunanya dilindungi oleh undang-undang.

Meski begitu, ada saja yang nekat melakukan eksploitasi penyu untuk mendapatkan keuntungan.

Meski pemerintah dan aparat keamanan telah berulangkali memberikan pemahaman dan tindakan tegas,

namun tetap saja masyarakat menjual telur penyu, sisik penyu dalam bentuk lembaran dan juga aksesoris

berbahan baku sisik penyu.

Buktinya, Satreskrim Polres Berau mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisal Mw (39) Warga

Kecamatan Pulau Derawan. Mw diamankan karena kedapatan menjual aksesoris berbahan dasar sisik

penyu.

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kasat Reskrim AKP Rengga Puspo Saputro

mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal pada saat unit patroli bersama dua anggotanya melakukan

Halaman
1234
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved