Ibu Kota Baru

Jatam Kaltim Catat 94 Lubang Tambang di Kawasan IKN Ditinggalkan Perusahaan, Ini yang Diuntungkan

Jatam Kaltim Catat 94 lubang tambang di kawasan Ibu Kota Negara ( IKN ) ditinggalkan perusahaan, Ini yang diuntungkan.

Jatam Kaltim Catat 94 Lubang Tambang di Kawasan IKN Ditinggalkan Perusahaan, Ini yang Diuntungkan
Dok Tribunkaltim.co
LUBANG TAMBANG - Warga RT 24 Sangasanga saat mengibarkan merah putih di lubang tambang, Jumat (17/8/2018). Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia ke Kalimantan Timur (Kaltim) menurut Jaringan Tambang Kalimantan Timur ( Jatam Kaltim ), merupakan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat dan terkesan terburu-buru. 

Dan tidak dapat ditangani, maka dipindahkan ke Kalimantan Timur.

Bahkan dirinya berpendapat, dirinya menduga pemindahan IKN kental dengan aroma oligarki ekstraktif

Bahwa dibalik pemindahan tersebut ada sejumlah pemain tambang, elit politik, pengusaha sawit.

Ada pengusaha property.

BACA JUGA: 

 Tangisan Pecah di Akad Nikah Depan Jenazah Sang Ayah, Kisah Anak Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya

 79 Fakta Serba Serbi Soal Negara Jepang, Popok Orangtua Banyak Laku Sampai McDonalds Terbanyak

 Slank Telurkan Album Baru Slanking Forever, Membuka Memori Tempo Dahulu, Buat Album Pita Kaset

 Konser Slank Batal, Bimbim Enggan Jelaskan, Panitia Kabarkan Prosedur Pengembalian Tiket

Bahkan penguasa lahan skala besar dibalik dari pembangunan IKN ini.

"Ada 162 konsesi ekstraktif dibalik luasan 180 ribu hektar dan belakangan Presiden malah mengatakan ada perluasan menjadi 256 ribu hektar," ungkapnya. Jumat, (27/12/2019).

Ia menjelaskan, agenda mega proyek pemindahan IKN ini tidak lain sebagai agenda pemutihan dosa yang diterima para pengusaha tambang batu bara.

Pasalnya, berdasarkan pantauan Jatam Kaltim terkait lubang tambang batu bara, terdapat sebanyak 94 lubang tambang di 180 ribu hektar wilayah IKN.

"Anda bisa bayangkan setelah ditetapkan ibu kota, dengan leluasa lubang tambang itu akan ditinggalkan si pengusaha dan menjadi tanggung jawab negara untuk di pulihkan," jelasnya.

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor berada di lokasi calon Ibu Kota Negara di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.
Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor berada di lokasi calon Ibu Kota Negara di Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. 
Halaman
123
Penulis: Aris Joni
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved