Dua Bus Karyawan Freeport Papua Ditembaki, Kapolda Tuding Pelaku KKB Pimpinan Egianus Kogoya

Rombongan bus karyawan PT Freeport Indonesia ditembak orang tidak dikenal yang diduga kelompok kriminal bersenjata ( KKB ), Senin (13/1/2020).

Editor: Budi Susilo
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Endapan Tambang Emas – Truk melintas sekitar endapan limbah penambangan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Timika, Papua, Sabtu (20/1/2018).Banyak para pendulang emas mencari sisa-sisa kandungan emas yang terbawa dalam endapan tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO, PAPUA - Kali ini ada penembakan dua bus karyawan Freeport di Papua

Kontan, bus yang ditembaki tersebut membuat kecemasan para pengemudi dan penumpangnya. 

Kejadian ini ada kaitannya dengan pelaku KKB pimpinan Egianus Kogoya

Rombongan bus karyawan PT Freeport Indonesia ditembak orang tidak dikenal yang diduga kelompok kriminal bersenjata ( KKB ), Senin (13/1/2020).

Peristiwa ini terjadi pukul 08.42 WIT.

Saat itu, rombongan bus karyawan Freeport sedang bergerak dari Kota Tembagapura mile 68 menuju terminal Gorong-gorong, Kota Timika, Mimika, Papua.

Baca Juga: 

 Dirikan Posko Kebakaran di Wisma Segara Balikpapan, Para Korban Kebakaran Masih Butuhkan Ini

 Dinilai Hoaks, Anies Baswedan Sebut Tak Ada Mall Tutup Akibat Banjir, Mal Taman Anggrek Jadi Bukti

 Jatam Menilai Perbaikan Tata Kelola Tambang Tinggal Menyasar Pemain Besar Pertambangan Batu Bara

 Pembangunan Jalan Tol Samarinda - Bontang Terbentur Hutan Lindung, Ini yang Dilakukan Pemprov Kaltim

Ketika berada di mile 53, rombongan bus tersebut ditembaki dari arah bawah tower.

Dua bus terkena tiga tembakan di bagian kaca sebelah kiri, yaitu bus dengan nomor 140487 dan 140419.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Tidak ada korban," kata Paulus saat dikonfirmasi di Timika.

Pasca peristiwa itu, Kapolda bersama Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata.

Dan tim langsung bertolak ke lokasi kejadian untuk memeriksa kondisi terkini.

Egianus Kagoya disebut-sebut sebagai pimpinan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) yang diduga membatai sebanyak 31 pekerja yang sedang membangun jembatan di sungai Yigi-Aruak di Nduga, Papua.
Egianus Kagoya disebut-sebut sebagai pimpinan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) yang diduga membatai sebanyak 31 pekerja yang sedang membangun jembatan di sungai Yigi-Aruak di Nduga, Papua. (tribun-arafura)

"Saya dengan kapolres bersama tim, kita mau naik, cek TKP," ujar Paulus.

Sebelumnya, penembakan juga terjadi di Nduga, Papua.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved