Tercebur di Rawa, Bocah 10 Tahun di Berau Meregang Nyawa, Temannya Berniat Menolong Namun Begini
Seorang bocah yang masih berusia 10 tahun di Berau, Kalimantan Timur harus meregam nyawa saat tercebur di rawa.
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKAKTIM.CO, TANJUNG REDEB - Seorang bocah yang masih berusia 10 tahun di Berau, Kalimantan Timur harus meregam nyawa saat tercebur di rawa tak jauh dari rumahnya.
Bocah tersebut di ketahui bernama Aulia (10) warga kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Peristiwa nahas itu terjadi pada sabtu (18/1/2020) lalu.
Kapolsek Sambaliung, IPTU Dedik saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co pada Senin (20/1/2020) membenarkan hal itu.
Ia mengatakan, korban dan 3 temannya awalnya ingin mencari ikan di Jalan Akasia Mandiri Perumahan Saoda II, RT 15, Kompleks Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Berau Kalimantan Timur.
Rawa tersebut berada 50 meter dari belakang Perumahaan Bukit Saoda.
Baca Juga:
• Curhat 3 Desainer Balikpapan Terkait Tantangan Fashion Lokal Seiring Ibu Kota Baru di Kaltim
• Presiden Jokowi Inginkan Tahun 2024 Pindah Semua, Draf RUU Ibu Kota Baru Masuk Babak DPR
• Alibaba Cloud Bakal Ikut Berperan dalam Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur
• Ibu Kota Baru Indonesia, Jokowi Ingin Bak London New York Masdar City Konsep Metropolitan Smart City
"Saat korban terjatuh, salah satu teman korban Fahriel ingin mencoba menolong," katanya.
Namun Fahriel sendiri tidak sanggup.
Karena kondisi rawa yang cukup dalam.
Sehingga teman korban lainnya meminta pertolongan.
Baca Juga:
• Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Berikut Daftar Pemenang dan Desain
• Selain Resmikan Tol dan Lihat Ibu Kota Baru di Penajam, Jokowi Bakal Lakukan Ini di Balikpapan
• 3 Juara Sayembara Desain Ibu Kota Baru Bersinergi, Jadwal Pelaksanaan Konstruksi Fisik di Sepaku
• Inilah Pemenang Sayembara Desain Ibu Kota Baru, Tema Nagara Rimba Nusa Jadi Juara I
"Minta tolong kepada beberapa tukang yang bekerja di perumahan saoda III," pungkasnya.
Para pekerja pun kata Iptu Dedik langsung memasuki rawa untuk mencari korban.
Berselang 15 menit korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Korban langsung di evakuasi ke Rumah Sakit RSUD Abdul Rivai.
Baca Juga:
• Perahu Tiba-tiba Tenggelam Dua Pemuda Nyaris Tewas Saat Memancing di Perairan Balikpapan
• Satu-satunya Kapal yang Tenggelam oleh Gunung Es, Inilah Fakta-fakta Unik Titanic
• Hendak Memancing di Pantai Seraya Balikpapan, Dua Pemuda Ini Nyaris Tenggelam Usai Perahu Tenggelam
"Kemudian salah satu warga melaporkan kejadian ini ke Polsek," jelasnya.
Jadi dapat dipastikan korban meninggal dunia memang karena tepeleset di rawa.
"Bukan serangan ular atau sejenisnya," tuturnya.
Kapolsek Sambaliung itupun mengingatkan kepada orang tua yang lain.
Bahwa yang lain agar lebih mengawasi anak-anaknya ketika hendak keluar rumah.
Baca Juga:
• Presiden Jokowi Inginkan Tahun 2024 Pindah Semua, Draf RUU Ibu Kota Baru Masuk Babak DPR
• Jokowi Janji Tutup Tambang Ilegal di Ibu Kota Baru, Sekaligus Kita Perbaiki Hutan yang Rusak
(TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim)