Pengakuan Pengasuh PAUD Detik-detik saat Yusuf Gazali Hilang Sebelum Jenazahnya Ditemukan di Sungai
Pengakuan pengasuh PAUD detik-detik saat Yusuf Gazali hilang sebelum jenazahnya ditemukan di Sungai
TRIBUNKALTIM.CO - Pengakuan pengasuh PAUD detik-detik saat Yusuf Gazali hilang sebelum jenazahnya ditemukan di Sungai
Beragam fakta terungkap dibalik hilangnya Muhammad Yusuf Gazali (4) dari PAUD tempatnya dititipkan sebelum ditemukan di Sungai Karang Asam Kecil .
Salah satunya pengakuan dari 2 pengasuh yang menjaga Yusuf Gazali di tempatnya dititipkan
Sebelumnya, jasad atau mayat anak tanpa kepala ditemukan di parit bawah rumah bawah rumah warga di kawasan parit aliran Sungai Karang Asam Kecil, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda Kalimantan Timur, Minggu (8/12/2019).
Polisi terus melakukan pengembangan untuk menuntaskan kasus tersebut, termasuk memastikan apakah jasad atau mayat tanpa kepala tersebut adalah Muhammad Yusuf Gazali (4).
Muhammad Yusuf Gazali sebelumnya dinyatakan hilang setelah dititipkan di PAUD di kawasan Samarinda Ilir.
• Kasus Balita Tewas tanpa Kepala, tak Ada Tindak Pidana, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka karena Ini
• Guru PAUD Ungkap Detik-detik Yusuf Gazali Hilang, Fakta Baru Mayat Balita Tanpa Kepala di Samarinda
• Dititip di PAUD, Balita di Samarinda Ini Malah Ditemukan Tewas Tanpa Kepala, Begini Nasib 2 Gurunya
• 2 Guru PAUD Terancam 5 Tahun Penjara, Balita Asuhannya Ditemukan Tewas Tanpa Kepala dan Organ Ini
Kasus hilangnya Muhammad Yusuf Gazali (4), balita yang hilang di PAUD di Jalan AW Syahranie, Samarinda terus diusut pihak kepolisian.
Jasad balita Yusuf Gazali yang ditemukan dengan organ tubuh tidak lengkap.
Kanit Reskrim Polsek Samarinda ulu, Ipda M. Ridwan mengatakan Reskrim Polsek Samarinda ulu bersama Reskrim Polresta Samarinda telah melakukan gelar perkara tadi siang, selasa (21/01/20), terkait kasus hilangnya Yusuf Gazali.
Dan dari hasil tes DNA yang dilakukan Tim Inafis Mabes Polri menyatakan mayat balita tanpa kepala itu identik dengan Muhammad Yusuf Gazali.

Nasib 2 guru PAUD
Selasa 21 Januari 2020 malam, Reskrim Polsek Samarinda ulu melakukan penjemputan terhadap dua pengasuh Yusuf di PAUD tempat ia bersekolah.
"Jajaran Polsek Samarinda Ulu melakukan penjemputan terhadap tersangka berinisial (ML) dan (SY) di PAUD," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda ulu, Ipda M. Ridwan, selasa (21/01/20).
Kanit Reskrim menyebut dua orang tersebut merupakan pengasuh di PAUD, keduanya dibawa ke Polsek Samarinda Ulu guna pemeriksaan lebih lanjut.
Selanjutnya M Ridwan mengatakan dari gelar perkara keduanya akan dikenakan Pasal 359 KUHP:
