Izin Pemerintah China Keluar Menlu Retno Marsudi Instruksi Evakuasi WNI di Wuhan Kurang dari 24 Jam
Izin Pemerintah China keluar Menlu Retno Marsudi instruksi evakuasi WNI di Wuhan kurang dari 24 jam .
TRIBUNKALTIM.CO - Izin Pemerintah China keluar Menlu Retno Marsudi instruksi evakuasi WNI di Wuhan kurang dari 24 jam .
Pemerintah Indonesia segera melakukan evakuasi terhadap WNI yang hingga kini masih tertahan di Wuhan .
Sejumlah WNI diketahui masih tertahan di Wuhan akibat virus Corona yang menyebar di China
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi resmi memberi instruksi untuk melakukan evakuasi WNI di Provinsi Hubei, Cina.
Hal ini disampaikan oleh Retno Marsudi di Kantor Kemlu Jakarta.
Diberitakan Tribunnews.com, evakuasi WNI telah memasuki tahap akhir dan akan dilakukan evakuasi kurang dari 24 jam.
"Sesuai instruksi dari bapak Presiden (Joko Widodo) untuk dapat mengevakuasi WNI kita dari Wuhan secepatnya," ujar Menlu dalam konferensi pers Jumat (31/1/2020).
• RESMI WHO Umumkan Status Darurat Internasional Virus Corona, Lampaui Wabah SARS di China 2002-2003
• BREAKING NEWS Polda Kaltim akan Rilis Kasus Penyebar Hoax Corona di Balikpapan Siang Ini 31 Januari
• Virus Corona Mewabah, Viral Pria Misterius Sumbangkan 500 Masker, Dikejar Polisi Lalu Diberi Hormat
• Korban Virus Corona Bertambah, 212 Orang di China Meninggal Dunia, Lebih dari 7.000 Orang Terinfeksi
Kata Menlu, pemberangkatan pesawat penjemput bersama dengan tim akan dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Pesawat yang akan digunakan adalah pesawat berbadan lebar, akan tetapi Menlu tidak menyampaikan secara gamblang apa jenis pesawat yang akan digunakan dalam upaya evakuasi.
"Pesawat yang digunakan adalah pesawat berbadan lebar agar semua WNI yang bersedia dievakuasi dapat diterbangkan secara langsung tanpa melalui transit," ujarnya
Menlu Retno mengatakan telah bertemu dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (Dubes RRT), Xiao Qian untuk membicarakan finalisasi proses evakuasi.
Menlu menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah diberikan oleh pemerintah RRT.
"Beliau telah menyampaikan clearance pendaratan dan pergerakan pesawat untuk evakuasi WNI dari Provinsi Hubei," ujar Retno.
Menlu menerangkan, saat ini persiapan di beberapa titik di Provinsi Hubei terutama di Wuhan saat ini terus berjalan.
Sementara itu, persiapan penerimaan di Indonesia juga terus dikakukan sesuai dengan prosedur dan protokol kesehatan yang berlaku dan ke semuanya telah disampaikan kepada Presiden Jokowi.
Dalam kesempatan itu Menlu juga menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas kerjasama berbagai pihak terkait.
"Saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang sangat baik yang telah diberikan oleh berbagai kementerian dan lembaga. Antara lain Kemenkes, Kementerian Perhubungan, Mabes TNI, Kumham, BNPB dan Kepolisian," ujar Menlu.

• NEWS VIDEO Hal yang Harus Dilakukan jika Anda Merasa Terkena Virus Corona
• NEWS VIDEO Artis Barbie Hsu Pemeran Sanchai di Meteor Garden Ikut Perangi Virus Corona
Pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap siaga berangkat ke Tiongkok
Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya telah menyiagakan pasukan untuk mengevakuasi warga negara Indonesia yang ada di Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Diberitakan oleh Tribunnews.com, TNI tinggal menunggu perintah dari Menteri luar negeri (Menlu), Retno Marsudi sebagai sector leading dalam upaya evakuasi tersebut.
"Kami menunggu perintah Menlu, sebagai leading sectornya Menlu. Yang penting kami siap. Kapan diminta bantuan, kami siap," ujar Hadi Tjahjanto, Kamis (30/1/2020) di kompleks Parlemen.
Panglima TNI mengatakan, TNI telah menyiagakan pesawat dan menyediakan tenaga medis.
TNI juga telah menyiapkan peralatan apa saja yang harus dibawa, termaksud di antaranya baju steril yang biasa digunakan tenaga medis untuk cegah virus, ruang isolasi, serta alat monitor suhu tubuh.
Setidaknya tiga pesawat yaitu dua pesawat Boeing 737 dan satu pesawat Hercules C-130, telah siap siaga.
Ketiga pesawat ini masing-masing mampu menampung antara 90 hingga 100 penumpang.
"Itu sudah saya siapkan semua, termasuk dukungan pesawat milik TNI. Tinggal kita berkordinasi dengan Menlu, kapan kita diberangkatkan," ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Kabar lain menyebutkan, Menlu akan menggunakan pesawat sipil, Lion Air.
• Perlukah Nama WNI yang Dipulangkan Karena Virus Corona Dirilis? Ini Permintaan Mahasiswa RI di Wuhan
• Virus Corona Merebak di Wuhan, Lokasi Badminton Asia Championships 2020 Bakal Dipindah? Kata BAC
• Tempat yang Diduga Kuat Asal Virus Corona Akhirnya Terdeteksi, China Kumpulkan Sampel untuk Diteliti
• Sudah 170 Orang Meninggal Akibat Virus Corona, Ini Imbauan Penting Kemenkes Soal Makanan & Olahraga
Perihal itu, Panglima TNI mengatakan, jika itu dilakukan maka sudah menjadi pertimbangan Menlu.
"Seandainya mencarter pesawat sipil itu juga sudah jadi pertimbangan ibu Menlu.Yang penting kami siap, kapan diminta bantuan, kami siap," ujarnya