Melihat dari Dekat Penanganan Pasca Tambang PT Kaltim Prima Coal (KPC)
PT Kaltim Prima Coal (KPC) sebagai salah satu perusahaan pertambangan di Kabupaten Kutai Timur, sudah mempersiapkan rencana-rencana pasca tambang
Telaga seluas 20 hektar dibangun sejak 2018 ini, berada di eks Pit E South.
Hasil perikanan di lubang eks tambang ini sudah terbukti bisa dinikmati, tanpa khawatir tercemari bahan berbahaya karena telah melalui proses penelitian.
"Di tempat ini, kami mengembangbiakkan beberapa jenis ikan air tawar. Memang ada larangan memancing, karena sangat berbahaya. Namun untuk beberapa kegiatan perusahaan seperti lomba perahu dayung, perayaan HUT perusahaan serta gathering media, pernah digelar di tempat ini," ujar Yordhen.
Baca juga: Delegasi ASEAN Workshop on CSR Tinjau Penerapan Program CSR KPC di Sangatta
Baca juga: BPJS Kesehatan Beri Penghargaan kepada KPC
Baca juga: Wabup Kutim: Proper Emas PT KPC Harus Jadi Motivasi Perusahaan Lain di Kutai Timur
Baca juga: Excess Power KPC Terangi Bukit Pelangi, Pemkab Kutim Hemat Puluhan Miliar per Tahun
Apa yang diperlihatkan agaknya pas sekali dengan tagline PT KPC, more than mining.
Bagaimana melakukan kegiatan penambangan yang bukan sekadar mengeksploitasi hasil bumi, tapi juga merancang konsep pengembalian area yang ditambang, menjadi seperti semula, agar bermanfaat bagi masyarakat banyak.
"Kami yakin, pertambangan batubara yang dilaksanakan dengan cara-cara yang bertanggung jawab, aktivitas kami dapat memberi manfaat positif bagi seluruh masyarakat," ujar Yordhen.
(TribunKaltim.co/Margaret Sarita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/melihat-dari-dekat-area-perencanaan-pasca-tambang-di-lingkungan-pt-kpc.jpg)