Virus Corona

Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Pemerintah Daerah tak Bisa Sembarangan Putuskan Lockdown

Mendagri Tito Karnavian ingatkan Pemerintah daerah tak bisa sembarangan putuskan lockdown

Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Mendagri Tito Karnavian ingatkan Pemerintah daerah tak bisa sembarangan putuskan lockdown 

TRIBUNKALTIM.CO - Mendagri Tito Karnavian ingatkan Pemerintah daerah tak bisa sembarangan putuskan lockdown

Wabah virus Corona yang menyebar di Indonesia beberapa hari kebelakang membuat wacana lockdown suatu wilayah menguat .

Kebijakan lockdown dianggap bisa menghambat penyebaran virus Corona 

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan soal kebijakan pembatasan wilayah atau lebih dikenal dengan lockdown.

Tito Karnavian mengingatkan kebijakan itu harus diputuskan melalui persetujuan pemerintah pusat.

Menurut Tito Karnavian penetapan lockdown sebuah wilayah merujuk pada Undang Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

• Dampak Corona Meluas, Kemenpan-RB Izinkan PNS Bekerja dari Rumah, SE Dijadwalkan Terbit Senin (16/3)

• PDIP: Ada Pihak Sengaja Membesar-besarkan Corona, Penyakit yang Renggut 139 Nyawa di NTT Tak Disorot

• Update Info CPNS: Pelaksanaan SKB Berpeluang Ditunda Karena Penyebaran Corona Meluas, Hasil SKD?

• Laga Persib vs PSS Sleman Saat Corona Meluas Buat Ridwan Kamil Khawatir, Ini Kata Pelatih dan Kapten

"Menjadi urusan absolut pemerintah yang merupakan pemerintah pusat dalam hal ini presiden," kata Tito.

Jika kepala daerah ingin memberlakukan kebijakan lockdown karena wabah virus Corona yang semakin meluas, harus dikonsultasikan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, yakni Letjen TNI Doni Monardo.

"Dalam hal ini pak presiden menyampaikan untuk karantina kewilayahan, kepala kepala daerah untuk konsultasi dengan pemerintah pusat, dan yang ditunjuk oleh beliau adalah kepala gugus tugas percepatan (Doni Munardo)," ujarnya.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan ada 7 aspek yang terlebih dahulu harus diperhatikan pemerintah sebelum memutuskan melakukan lockdown wilayah dalam aturan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved