Virus Corona

Haris Azhar Sindir Pemerintah Kebingungan Atasi Virus Corona, Singgung Nasib Warga Miskin

Haris Azhar kembaili menyindir kebijakan Pemerintah yang dianggap kebingungan atasi Virus Corona covid-19, singgung nasib warga miskin

Tangkapan Layar YouTube Indonesia Lawyers Club
Haris Azhar Sindir Pemerintah Kebingungan Atasi Virus Corona, Singgung Nasib Warga Miskin 

TRIBUNKALTIM.CO - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar kembaili menyindir kebijakan Pemerintah yang dianggap kebingungan atasi Virus Corona covid-19, singgung nasib warga miskin.

Pmerintah telah melakukan sejumlah upaya guna mengatasi Virus Corona di Indonesia salah satunya dengan menetapkan darurat kesehatan.

Namun Aktivis HAM, Haris Azhar tak puas dengan kinerja Pemerintah dalam mengatasi penyebaran Virus Corona yang semakin masif di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, Haris Azhar menyindir Pemerintah seolah sedang kebingungan melawan Virus Corona.

Selain itu, Haris Azhar juga menyinggung nasib warga miskin di tengah ancaman Virus Corona.

Ia menggambarkan nasib warga miskin dengan kalimat 'Kerja mati, enggak kerja mati'.

4 Pasien Corona Berbagi Rahasia Bisa Sembuh dari covid-19, Ternyata Cukup Mudah.

NEWS VIDEO Kabar Gembira, Jokowi Gratiskan Listrik 450 VA 3 Bulan dan 900 VA Diskon 50 Persen

Reaksi Anak Buah Erick Thohir Setelah Presiden Jokowi Umumkan Listrik Gratis, Ini Penjelasan PLN

Hal itu disampaikan Haris Azhar melalui tayangan Indonesia Lawyers Club ( ILC ), Selasa (31/3/2020).

Melansir TribunWow.com, Haris Azhar menyebut banyak warga yang terpaksa tetap bekerja di tengah wabah Virus Corona.

Ia menjelaskan, warga terpaksa tetap beraktivitas di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan hidup meskipun sebanarnya takut tertular Virus Corona.

"Pertama, kalau saya mau bilang sama ngelihat tadi bapak-bapak asongan itu sebetulnya ada semacam fakta yang tidak terbahasakan kira-kira," ucap Haris Azhar.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved