Virus Corona di PPU
Ketua DPRD PPU Larang Warga Belanja Sembako Secara Berlebihan, Hindari Kenaikan Harga Tinggi
Masa darurat pandemi Virus Corona ( virus Covid-19) ini, banyak warga yang melakukan panic buying atau berbelanja kebutuhan pokok ( sembako )!
Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Masa darurat pandemi Virus Corona ( virus Covid-19) ini, banyak warga yang melakukan panic buying atau berbelanja kebutuhan pokok ( sembako ) secara berlebihan selama berdiam diri di rumahnya masing-masing.
Namun, Ketua DPRD PPU, Jon Kenedy mengingatkan warga untuk tidak memborong kebutuhan pokok atau sembako di pasar maupun supermarket secara berlebihan dalam menyikapi virus Covid-19 ini.
“Jadi mohon tetap bijak berbelanja sesuai kebutuhan, jangan berlebihan,” pintanya.
BACA JUGA:
• Efek Pandemi Virus Corona, Gaji Karyawan Dibayar Setengah, PHRI Balikpapan Usul Hapus Pajak
• Geger Info PDP Covid-19 Kabur, Walikota Rizal Effendi: Pemkot Balikpapan Masih Pastikan Statusnya
• UPDATE Virus Corona di Balikpapan, 2 Ribu Set Alat Pelindung Diri Mendarat di Base Ops Lanud Dhomber
Ia menjelaskan, dampak dari belanja kebutuhan pokok secara berlebihan akan menimbulkan kelangkaan barang tersebut, sehingga akan merugikan masyarakat itu sendiri.
“Nanti kalau belanja berlebihan, barang bisa langka, terus bisa menimbulkan kenaikan harga,” pungkasnya.
Jon menambahkan, pengawasan di pusat perbelanjaan seperti swalayan dan pasar perlu di perketat pada kondisi saat ini agar tidak terjadi panic buying karena virus Covid-19 di PPU.
“Jangan sampai di PPU ini terjadi kelangkaan barang kebutuhan pokok, harus diantisipasi,” tutupnya.
2 April Pemkab Penajam Paser Utara Sudah Tangani 139 Kasus
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara ( PPU ) terus merilis perkembangan penanganan Corona Virus Disease ( virus Covid-19 ) Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Untuk update perkembangan penanganan Corona Virus Disease ( virus Covid-19 ) di PPU per 2 April 2020. Melalui Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terkait penanganan virus Covid-19, dr. Arnold Wayong, MM mengungkapkan bahwa hingga hari ini, Kamis, (2/4/2020) terdapat sebanyak 139 kasus yang ditangani oleh tim virus Covid-19 PPU.
“Selasa kemarin kan ada 136 kasus yang kita tangani, per hari ini ada penambahan ODP sebanyak 3, jadi semua 139 kasus,” ungkpanya.
Lanjut dia, 139 kasus tersebut diantaranya terdiri dari 107 kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan 1 orang dan 31 kasus ODP selesai pemantauan.
Untuk 107 kasus ODP tersebut teridiri dari Kecamatan Penajam sebanyak 47 kasus, Kecamatan Waru sebanyak 7 kasus, Kecamatan Babulu sebanyak 42 kasus dan Kecamatan Sepaku sebanyak 11 kasus.
BACA JUGA:
• Warga Banjarmasin Lewati Balikpapan, Usai Ikuti Ijtima Jamaah Tabliq di Gowa, Positif Virus Covid-19
• Masjid Al Ikhlas Balikpapan, Mulai 29 Maret Hentikan Ibadah Berjamaah Salat Lima Waktu dan Jumat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sepnas-coklats.jpg)