PNS Berau Dibekuk Saber Pungli

Oknum Camat dan Kepala Kampung Ditangkap Tim Saber Pungli Berau, Ini Barang Bukti yang Diamankan

Oknum Camat di Kabupaten Berau Kalimantan Timur Berinisial EEH (55) dan Kepala Kampung TRM (47) ditangkap Tim Saber Pungli Berau, Kalimantan Timur

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TribunKaltim.co/Budi Dwi Prasetiyo
Ketua Tim Saber Pungli yang juga Wakapolres Berau Kompol Andin Wisnu Sudibyo saat lakukan rilis, Kamis (9/4/2020) menunjukkan sejumlah barang bukti. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Oknum Camat di Kabupaten Berau Kalimantan Timur Berinisial EEH (55) dan Kepala Kampung TRM (47) ditangkap Tim Saber Pungli Berau, Kalimantan Timur.

Keduanya ditangkap atas dugaan pungutan liar yakni penyalahgunaan kekuasaan dengan maksud menguntungkan diri sendiri.

Ketua Tim saber pungli yang juga Wakapolres Berau Kompol Andin Wisnu Sudibyo saat lakukan rilis, Kamis (9/4/2020) menunjukkan sejumlah barang bukti.

"Dalam penangkapan tersebut, diamankan barang bukti berupa, diantaranya empat lembar bukti setoran tunai Bank BNI cabang Tanjung Redeb," katanya.

BACA JUGA:

 Pasien Positif Covid-19 Tambahan di Samarinda, Bukan dari Kluster Manapun, Riwayat ke Acara di Bogor

 Lawan Covid-19, Warga Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan Resmi Karantina Wilayah

 Karantina Wilayah Pesona Bukit Batuah dan Taman Sari Balikpapan, Begini Penerapan Sistem Keamanannya

"Empat lembar bukti setoran itu masing-masing tiga lembar bukti setoran kepada Sdr TRM (penyelenggara negara), satu lembar bukti setoran tunai kepada Sdr EEH," jelasnya.

Ditangan pelaku juga diamankan buku tabungan Bank BNI Atas nama TRM satu buah kartu ATM Bank BNI milik TRM.

"Satu bandel rekening koran, satu buah berkas dokumen surat keputusan pengangkatan penyelenggara negara, satu buah berkas dokumen surat keputusan pengangkatan PNS," imbuhnya

"Serta uang tunai Rp. 252.250.000,- dari tersangka TRM," tutupnya.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kasubag Humas Ipda Lisinius Pinem mengatakan kronologi penangkapan diawali sekitar Bulan Desember 2019 PT MBL (Mutiara Bara Lestari) melakukan pembebasan lahan terhadap kelompok tani yang berada di areal IUP PT MBL.

"Namun dalam proses pembebasan lahan tersebut penyelenggara negara dan oknum PNS melakukan pemerasan atau pungutan kepada pihak kelompok tani yang akan menerima pembebasan lahan dari perusahaan," katanya.

BREAKING NEWS Diduga Terlibat Pungli, Oknum PNS Dibeku Tim Saber Pungli Berau

Kronologi Penangkapan Oknum Camat dan Kepala Kampung di Berau Diduga Terlibat Pungli

"Apabila tidak diberikan maka tersangka tidak akan menandatangani akta pelepasan dan pembebasan atas tanah dari seluruh kelompok yang lahannya di areal IUP PT MBL," tuturnya.

Lanjut Pinem mengatakan atas perkataan EEH tersebut pihak perusahaan merasa khawatir dan akhirnya dengan terpaksa mentransfer uang sebesar Rp 412.500.000,- ke rekening pribadi EEH melalui Bank BNI Tanjung Redeb pada tanggal 27 Februari 2020.

"Sedangkan TRM menerima uang sebesar Rp 300 juta yang dikirim ke rekening pribadi TRM melalui Bank BNI Tanjung Redeb pada tanggal 27 Februari 2020,"

"Namun akta pelepasan dan pembebasan atas tanah dari ke enam kelompok tersebut hingga sampai sekarang ini belum ada," imbuhnya.

( TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim )

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved