Virus Corona

Khatib di NTB Diamankan Polisi Gara-gara Sebut Muslim Kafir jika Tak Shalat Jumat saat Wabah Corona

Seorang khatib di Nusa Tenggara Barat ( NTB) diamankan polisi gara-gara sebut muslim kafir jika tak shalat Jumat di saat wabah Virus Corona

@youtube official tribun kaltim
ILUSTRASI - Seorang khatib di Nusa Tenggara Barat ( NTB) diamankan polisi gara-gara sebut muslim kafir jika tak shalat Jumat di saat wabah Virus Corona atau covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang khatib di Nusa Tenggara Barat ( NTB) diamankan polisi gara-gara sebut muslim kafir jika tak shalat Jumat di saat wabah Virus Corona.

Khutbah shalat Jumat yang disampaikan seorang khatib di NTB dianggap meresahkan di tengah pandemi Virus Corona atau covid-19.

Khutbah sang khatib bahkan bertentangan dengan fatwa yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia ( MUI) tentang shalat berjamaah di tengah situasi pandemi Virus Corona.

Sebelumnya, MUI mengeluarkan fatwa dibolehkannya tidak menunaikan shalat Jumat dan diganti dengan shalat dzuhur bagi mereka yang berada di kawasan yang potensi penularan Virus Corona ( covid-19) tinggi atau sangat tinggi. Fatwa MUI itu dikeluarkan karena hingga kini pandemi covid-19 masih belum bisa dikendalikan.

Namun, yang terjadi di NTB, khatib menyebut bahwa seorang muslim dianggap menjadi kafir jika tidak melaksanakan ibadah shalat Jumat.

Virus Corona Meluas, MUI Keluarkan Fatwa Shalat Jumat Boleh Diganti Shalat Dzuhur di Daerah Tertentu

Pernyataan itu disampaikan dalam khutbah shalat Jumat, Jumat (3/4/2020).

Isi khutbah shalat Jumat itu diangggap meresahkan.

Sang khatib berinisial K asal Lombok Tengah, NTB itu akhirnya diamankan polisi.

Kaur Humas Polres Lombok Tengah Aipda Taufik mengatakan, pernyataan yang disampaikan khatib tersebut selain bertentangan dengan anjuran pemerintah juga berpotensi membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

"Iya, kami amankan seorang khatib inisial K karena meresahkan masyarakat," kata Kaur Humas Polres Lombok Tengah Aipda Taufik, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (8/4/2020).

Di Tengah Wabah Corona, Sejumlah Masjid di Samarinda Masih Laksanakan Shalat Jumat

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved