BPJAMSOSTEK

Hindari Calo, BPJAMSOSTEK Kanwil Kalimantan Minta Peserta Gunakan Protokol Lapak Asik

Peserta harus memastikan telah memindai dokumen yang dibutuhkan yang dikirimkan melalui email, dan memastikan nomor telepon yang digunakan bisa

TRIBUN KALTIM / EDHA
BPJAMSOSTEK meminta seluruh warga khususnya warga Kalimantan untuk menggunakan layanan Protokol Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik), yang saat ini mendapatkan respon positif dari masyarakat pekerja. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - BPJAMSOSTEK terus mengupayakan dan mempermudah layanan, untuk dapat mengakomodir kebutuhan peserta dalam melakukan pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT) dengan mudah dan tetap mengindahkan aturan terkait physical distancing yang diimbau pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

Namun selalu saja ada pihak-pihak yang memanfaatkan keadaan dengan membuka jasa bantuan atau calo.

Untuk menghindari hal tersebut BPJAMSOSTEK meminta seluruh warga khususnya warga Kalimantan untuk menggunakan layanan Protokol Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik), yang saat ini mendapatkan respon positif dari masyarakat pekerja.

Bagaimana tidak, prosedur klaim JHT (Jaminan Hari Tua) yang sebelumnya mengharuskan peserta hadir dan membawa dokumen asli ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) kini dapat dilakukan sepenuhnya via online.

"Kemudahan ini tentunya dapat dimanfaatkan seluruh pekerja untuk tetap bisa melakukan klaim JHT dari rumah, khususnya di tengah pandemi Covid-19," kata Panji Wibisana Deputi Direktur Wilayah Kalimantan.

Panji Wibisana, Deputi Direktur Wilayah Kalimantan.
Panji Wibisana, Deputi Direktur Wilayah Kalimantan. (TRIBUN KALTIM / EDHA)

Ia mengatakan sejak diaktifkan pada pertengahan Maret yang lalu imbas merebaknya Covid-19. Prosedur yang dibutuhkan melalui mekanisme Lapak Asik sudah sangat memudahkan peserta dengan tetap memperhatikan keamanan data dan dana JHT peserta dari potensi fraud.

"Jika membutuhkan informasi, peserta dapat menghubungi Layanan Masyarakat 175 atau melalui media sosial resmi kami. Jangan sampai malah peserta justru terbujuk kemudahan yang ditawarkan calo atau jasa sejenisnya, yang justru merugikan peserta itu sendiri,”tegasnya.

Praktek percaloan ini ditengarai sering terjadi lantaran banyaknya peserta yang enggan mempelajari prosedur atau malu bertanya kepada pihak BPJAMSOSTEK. Padahal dengan ragam kanal informasi yang dimiliki, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi yang berguna dalam membantu mereka melakukan klaim JHT, baik melalui prosedur normal maupun melalui Protokol Lapak Asik.

Untuk mengetahui langkah-langkah pengajuan klaim, peserta dapat mengikuti petunjuk yang dapat dilihat melalui youtube bit.ly/LAPAKASIK

“Praktek calo ini marak karena pengguna jasanya juga banyak. Kami imbau kepada masyarakat pekerja agar dapat dengan bijak untuk tidak menggunakan jasa calo ini. Kami tekankan bahwa proses klaim JHT ini tidak dipungut biaya sepeserpun. Jika memang harus mencairkan dana JHT mereka, lakukanlah melalui kanal resmi dan pelajari prosedurnya," ujar Panji Wibisana.

Ini Daftar Harga Kebutuhan Pokok di Kukar pada Rabu 22 April, Daging Sapi Capai Rp 125 Ribu/Kg

Bertepatan Hari Kartini, Pengurus PKK Desa Loa Duri Ulu Kukar Bagikan 1.000 Masker ke Warga

Dinkes Sebut Faktor Penentu Penyebaran Covid-19 di Samarinda Karena tak Terjadi Transmisi Lokal

Soal dan Jawaban Belajar di TVRI Rabu 22 April, Mulai SD Kelas 1 2 3, Kelas 4 5 6 hingga SMP dan SMA

Dia pun mengimbau masyarakat untuk mengakses kanal resmi BPJAMSOSTEK dalam mendapatkan informasi.

"Jangan sampai dana JHT yang sudah ditabung selama bekerja malah dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan sendiri, karena praktek percaloan sarat dengan penipuan," ungkapnya.

Pengajuan klaim JHT melalui protokol Lapak Asik ini memudahkan peserta, namun tetap memperhatikan aspek keamanan data. Dimulai dari pendaftaran hingga proses transfer dana JHT ke rekening bank milik peserta, protoko Lapak Asik ini sudah didesain sedemikian rupa agar peserta tidak perlu datang ke kantor cabang BPJAMSOSTEK untuk melakukan klaim JHT, hanya berbekal koneksi internet dan perangkat telepon seluler yang mendukung aplikasi Whatsapp untuk digunakan sebagai sarana melakukan panggilan video (video call).

"Peserta harus memastikan telah memindai dokumen yang dibutuhkan yang dikirimkan melalui email, dan memastikan nomor telepon yang digunakan bisa menerima panggilan video untuk kebutuhan verifikasi oleh petugas kami. Semoga semua peserta dapat memanfaatkan fasilitas Lapak Asik dan terhindar dari praktek-praktek yang merugikan diri peserta dan keluarga," pungkas Panji Wibisana. (m11)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved