Breaking News:

Virus Corona di Mahulu

Pandemi Corona, Mahakam Ulu Terapkan Kebijakan Penutupan Wilayah, Kadinkes Mahulu Beberkan Alasannya

Sejauh ini belum ada kasus terkonfirmasi positif covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Mahakam Ulu ( Mahulu ) Provinsi Kalimantan Timur.

TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
Kepala Dinas Kesehatan Mahulu, dr Agustinus Teguh Santoso. Justru mulai sekarang Pemerintah Kabupaten ( Pemkab Mahulu ) lebih memperketat aturan. Terhitung mulai Senin 4 Mei 2020 hingga 14 hari ke depan, Pemkab Mahulu, mengeluarkan kebijakan penutupan wilayah. 

TRIBUNKALTIM.CO UJOH BILANG – Sejauh ini belum ada kasus terkonfirmasi positif covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Mahakam Ulu ( Mahulu ) Provinsi Kalimantan Timur, bukan berarti membuat pemerintah daerah setempat bersantai.

Justru mulai sekarang Pemerintah Kabupaten ( Pemkab Mahulu ) lebih memperketat aturan. Terhitung mulai Senin 4 Mei 2020 hingga 14 hari ke depan, Pemkab Mahulu, mengeluarkan kebijakan penutupan wilayah. Kecuali barang, dan kebutuhan pokok, orang tidak boleh keluar masuk ke Mahulu.

Ketua Tim Gerak Cepat (TGC)  Penanganan covid-19 Dinas Kesehatan (Dinkes) Mahulu dr Agustinus Teguh Santoso, Minggu (3/4/2020) siang mengatakan.

Kebijakan menutup wilayah dilakukan untuk memberikan ketenangan bagi warga Mahulu yang selama ini sudah dianjurkan untuk mematuhi protokol pencegahan penularan covid-19. Di antaranya untuk di rumah saja.

BACA JUGA:

 BREAKING NEWS Positif Corona di Penajam Paser Utara Bertambah Satu, Pasien Transmisi Lokal Kedua

 Bandara APT Pranoto dan Bandara SAMS Ditutup, Para Sopir Travel di Bontang jadi Pengangguran

 Larangan Mudik Disambut Baik Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Pemkot Segera Perketat Akses Darat

Dengan adanya kebijakan penutupan wilayah ini. Bukan lock down ya. Kita batasi lalulintas keluar masuk ke Mahulu. Hanya yang bawa barang logistic, kebutuhan masyarakat, obat-obatan dan lainnya yang boleh keluar masuk.

"Selebihnya utamanya orang tidak boleh. Terkecuali ada tugas negara, atau tugas penting. Itu pun harus ada surat resmi, serta mematuhi protokol yang ditetapkan,” kata Teguh kepada TribunKaltim.co.

Kali ini penutupan wilayah, kata dia, dilakukan selama 14 hari. Setelah itu akan dibuka selama beberapa hari. Dan selanjutnya ditutup lagi selama 14 hari. 

Suasana kota Ujoh Bilang, Mahulu pada sore hari, Jumat (13/12/2019).
Suasana kota Ujoh Bilang, Mahulu pada sore hari, Jumat (13/12/2019). (TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN)

Tujuan utamanya untuk membatasi orang lalu lalang ke Mahulu.  Sehingga masyarakat juga bisa tenang. Termasuk bagi para tenaga Kesehatan kita, bisa istirahat.

"Karena tidak memeriksa terus orang lalulalang masuk. Hal ini bisa menjadi upaya memulihkan kondisi imun tubuh, biar tetap fit terus,” katanya lagi.

Sampai kapan kebijakan ini? Teguh mengatakan, kebijakan penutupan wilayah ini diberlakukan hingga kondisi benar-benar pulih.

BACA JUGA:

 Pengetatan Sosial Diterapkan, Kualitas Udara di Balikpapan Nomor 1 Terbaik dari 39 Kota di Indonesia

 Pasien Pertama Positif Corona di Berau Kondisi Membaik, Tiga Masih Mengalami Keluhan

 Kursi Tamu Diberi Jarak, Bupati Kukar Gelar MoU, Berikut Nilai Pagu Anggaran Penanganan Covid-19

“Penutupan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat kita. Jangan sampai Mahulu yang sampai sekarang masih 0 kasus, bisa ‘jebol’juga kalau orang keluar masuk ke wilayah ini,” ungkapnya. 

“Jadi semua, orang tidak boleh masuk, juga bagi warga dari Mahulu tidak boleh keluar. Terkecuali untuk keperluan yang sangat penting. Yang boleh masuk hanya barang, utamanya kebutuhan pangan masyarakat,” imbuh Teguh.

( TribunKaltim.co ) 

Penulis: Febriawan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved