TERBARU Kasus Said Didu vs Luhut, Said Didu Penuhi Panggilan Bareskrim Polri, Siapa Dampingi?

Terbaru, ini kelanjutan kasus Said Didu vs Luhut, akhirnya, Said Didu penuhi panggilan Bareskrim Polri, Jumat 15 Mei 2020, siapa mendampingi

Tribunnews/Theresia Felisiani
Said Didu mengenakan masker datangi Bareskrim Polri, Jumat 15 Mei 2020. Ini kelanjutan terbaru kasus Said Didu vs Luhut, akhirnya Said Didu penuhi panggilan Bareskrim Polri Jumat 15 Mei 2020, siapa dampingi? 

TRIBUNKALTIM.CO - Ini kelanjutan terbaru kasus Said Didu vs Luhut, akhirnya Said Didu penuhi panggilan Bareskrim Polri Jumat 15 Mei 2020, siapa dampingi?

Hari ini, Jumat 15 Mei 2020 Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu menjalani pemeriksaan perdana di Bareskrim Polri terkait laporan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Diketahui, Bareskrim Polri menolak permintaan pemeriksaan di rumah yang diajukan Said Didu, dan akhirnya hari ini Jumat 15 Mei 2020, Said Didu datangi Bareskrim Polri.

Dilansir dari Tribunnews.com, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu tampak santai ketika menjalani pemeriksaan perdana di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (15/5/2020).

Ditemui disela-sela istirahat pemeriksaannya, Said Didu tampak mematuhi betul protokol kesehatan di tengah pandemi virus Corona.

"Ini baru selesai pemeriksaan, mau lanjut lagi," kata Said Didu yang menggunakan masker dan membawa sebuah buku berjilit tebal, bersampul kuning sembali melangkahkan kaki ke ruang pemeriksaan.

Menggunakan batik hijau, Said Didu memenuhi panggilan penyidik polisi untuk diperiksa sebagai saksi atas laporan dugaan pencemaran nama baik pada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

"‎Yang jelas mungkin publik bertanya kenapa Said Didu baru datang sekarang. Saya pribadi tidak ada niatan menghindar dari pemeriksaan," ucap Said Didu di Bareskrim Polri.

Said Didu menjelaskan pada panggilan pertama Senin (4/5/2020) lalu dirinya tidak hadir karena menghormati pelaksanaan PSBB dan peraturan terkait di tengah pandemi corona.

Selanjutnya panggilan kedua pada Senin (11/5/2020) pihaknya kembali menghormati PSBB dan meminta penyidik apa memungkinkan untuk diperiksa dirumah namun hal itu tidak direstui penyidik.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved