Idul Fitri

Masjid Islamic Center di Kubar Tetap Laksanakan Sholat Idul Fitri, Jemaah Wajib Lalui Protokol Ketat

Ketua Umum Masjid Al Muttaqin Islamic Center Kubar Zulkarnain mengatakan, setelah mendapatkan izin, segala persiapan untuk menggelar sholat Idul Fitri

wikimedia.org
Masjid Al Muttaqin Islamic Center Kubar di Melak. Tahun ini, Pemkab Kubar mengizinkan sholat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah di Masjid Al Muttaqin Islamic Center. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Meski Pemerintah Pusat telah mengumumkan anjuran agar umat muslim melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri di rumah, namun tidak demikian dengan di Melak, Kabupaten Kutai Barat ( Kubar), Kalimantan Timur.

Dengan pertimbangan tidak masuk dalam kategori zona merah, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengizinkan digelarnya sholat Idul Fitri di Masjid Al Muttaqin Islamic Center Kubar di Melak.

Dengan catatan, jemaah tetap wajib mengikuti protokol kesehatan dalam upaya pencegahan covid-19.

Ketua Umum Masjid Al Muttaqin Islamic Center Kubar Zulkarnain mengatakan, setelah mendapatkan izin, segala persiapan untuk menggelar sholat Idul Fitri dilakukan oleh pihak pengelola masjid.

Termasuk persiapan untuk penerapan protokol kesehatan.

"Setelah melalui rapat beberapa kali dengan beberapa pihak terkait, akhirnya diputuskan untuk tetap dilaksanakan sholat Idul Fitri di masjid Islamic Center. Dengan catatan wajib mematuhi protokol kesehatan," kata Zulkarnain, Rabu (20/5/2020).

Baca juga: Nasihat Dokter Waluyo, Mantan Pasien Positif Virus Corona di Kutai Barat yang Kini Sembuh

Baca juga: Kabar Gembira, WHO Secara Resmi Umumkan Kapan Vaksin Virus Corona Didistribusikan, LIPI Beri 6 Tips

Baca juga: Kebijakan Berubah-ubah, di ILC Ali Ngabalin Klarifikasi: Jokowi Tak Pernah Putuskan Longgarkan PSBB

Baca juga: Jadwal Pelayanan Poli di RSUD HIS Kutai Barat, Lebaran Idul Fitri Tutup 5 Hari

Pengurus masjid telah menyiapkan beberapa sarana untuk memfilter jemaah yang akan melaksanakan sholat Id.

Di antaranya menambah tempat cuci tangan, menyiapkan hand sanitizer, serta thermo gun (alat pendeteksi suhu tubuh).

"Jadi teknisnya nanti, jemaah sebelum masuk harus melewati skrining oleh adik-adik IRMA (Ikatan Remaja Masjid). Rencana semula ada absen, tapi sepertinya tidak memungkinkan. Jemaah wajib cuci tangan atau memakai hand sanitizer sebelum masuk masjid, juga diperiksa suhu tubuhnya. Dan sangat dianjurkan menggunakan masker," kata Zulkarnain.

(TribunKaltim.co/Febriawan)

IKUTI >> Update Idul Fitri

Penulis: Febriawan
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved