Mahasiswa Berau Demo

Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak UU Minerba, Ketua DPRD Berau Madri Pani Angkat Bicara

Lebih sejam orasi di depan Kantor DPRD Berau, puluhan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa tak ditemui satu orang pun anggota DPRD Berau.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Puluhan mahasiswa unjuk rasa di depan kantor DPRD Berau, Kamis (9/7/2020). Lebih sejam orasi di depan Kantor DPRD Berau, puluhan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa tak ditemui satu orang pun anggota DPRD Berau. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Lebih sejam orasi di depan Kantor DPRD Berau, puluhan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa tak ditemui satu orang pun anggota DPRD Berau.

Karena tak ditemui, sekitar pukul 11.30 Wita para pengunjuk rasa yang tergabung sejumlah oraganisasi kemahasiswaan di Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur menutup jalan satu jalur.

Polisi yang melakukan pengamanan terpaksa mengalihkan para pengendara agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Namun penutupan itu tak berlangsung lama setelah para pengunjuk rasa dilakukan mediasi agar tidak menggangu kenyamanan pengendara.

Baca Juga: Terima 18 Hasil Swab, Skrining Satu Pedagang Pasar Pandasari Balikpapan Positif Covid-19

Baca Juga: Hasil Swab Pedagang di Pandansari Positif Covid-19, Walikota Balikpapan Bimbang Tutup Pasar

Puluhan mahasiswa menggelar unjuk rasa nampak membawa sejumlah bendera organisasi mereka seperti HMI, IMM, GMNI, GMKI.

Selain membawa bendera para pengunjuk rasa juga membawa sejumlah selebaran yang bertuliskan tuntutan mereka.

Dalam tuntutannya mereka meminta DPR mencabut undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba, tranparansi dana jaminan reklamasi, pemilihan lingkungan eks tambang,

Mereka juga meminta menyelesaikan konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan serta meminta kedaulatan rakyat dikembalikan.

Baca Juga: Melahirkan Bayi Sang Ibu di Balikpapan Positif Covid-19, Nasib Si Balita Kini Tidak Dapat ASI

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Berau, 4 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat, Kadinkes Beberkan Kondisinya

Salah satu pengunjuk rasa Edward Hidayat mengatakan unjuk raya yang mereka lakukan atas dorongan diri sendiri yang menilai UU Minerba terbaru memberi dampak buruk bagi masyarakat Kabupaten Berau.

"Kami lihat pertambangan di Berau cukup massif yang berdampak terhadap lingkungan dan UU Minerba terbaru ada tafsir bahwa wilayah hukum sangat megancam ruang hidup masyarakat,

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved