Breaking News:

Virus Corona

Keanehan Banjir Besar Wuhan Terkuak, Terjadi Saat Tim WHO Investigasi, Upaya Hilangkan Bukti Corona?

Banjir di Wuhan bertepatan dengan kedatangan tim pakar WHO ke Wuhan untuk menyelidiki asal usul virus Corona yang kini menjadi pandemi.

Facebook
Petugas kota Wuhan memasang tali sebagai batas aman dilalui saat banjir menggenangi Wuhan 6 Juli 2020 

Namun pensiunan kolonel Angkatan Darat India, Kolonel (Purn) Vinayak Bhat mengungkap fakta tersembunyi soal waktu pembukaan pintu air Three Gorges Dam.

Vinayak seperti dilansir India Today dan kemudian dikutip taiwannews.com.tw, mengungkap pembukaan pintu air Three Gorges Dam lebih cepat dari yang diumumkan pemerintah China dan volume air yang dilepaskan juga lebih banyak dari yang diakui pemerintah China.

Administrasi Meteorologi Tiongkok (CMA) telah mengeluarkan peringatan hujan lebat di seluruh China sepanjang Juni, baru pada tanggal 29 Juni pemerintah China mengakui telah membuka dua pintu air Three Gorges Dam.

Foto satelit Dam Tiga Ngarai 7 Juli 2020. Semua pintu air dibuka.
Foto satelit Dam Tiga Ngarai 7 Juli 2020. Semua pintu air dibuka. (screngrab)

Tapi berdasarkan gambar satelit, ada indikasi pintu air dibuka dari setidaknya lima pintu besar dan lima pintu kecil pada tanggal 24 Juni, lima hari sebelum diumumkan pemerintah China.

 Fakta Baru Pembunuhan Editor Metro TV, Pemilik Warung Sempat Lihat 2 Pemuda Nongkrong

 Bukan Soal Gaji ke-13 Belum Cair, Ini Penyebab Utama Pendapatan PNS Turun Saat Pandemi Virus Corona

Stasiun Pemantauan Hidrologi Kota Chongqing pada 22 Juni mengeluarkan peringatan banjir merah pertama dalam 80 tahun untuk Sungai Qijiang yang berada di bawah Three Gorges Dam.

Namun, menurut Vinayak, ketinggian air di Three Gorges Dam pada 24 Juni, dua hari setelah banjir besar di hulu, sebenarnya lebih rendah 15 meter dibandingkan dengan foto dari 27 Oktober 2017, ketika pintu air semua ditutup.

Berdasarkan ketinggian air Pulau Zhongbao (ada di Three Gorges Dam), Vinayak, yang merupakan konsultan intelijen open source (OSINT) menegaskan bahwa mengingat ketinggian air 15 meter lebih rendah dari 2017, tidak perlu membuka pintu air seperti yang dilakukan 24 Juni.

Pada tanggal 27 dan 28 Juni, beberapa video yang diposting di media sosial menunjukkan kota Yichang, yang terletak tepat di bawah Bendungan Tiga Ngarai, mengalami banjir besar.

Halaman
1234
Editor: Doan Pardede
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved