Para Pelaku Kebakaran Hutan dan Lahan di Bontang, Catatan Hingga Juli 2020 Ada 26 Kasus
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bontang, M Yani, mengatakan kebakaran lahan yang kerap terjadi di Bontang Lestari, lantaran dibakar oknum warga.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bontang, M Yani, mengatakan kebakaran lahan yang kerap terjadi di Bontang Lestari, lantaran dibakar oknum warga.
Sebab, usai kebakaran lahan padam. Pada kawasan yang terbakar tersebut ditanam berbagai macam tumbuhan.
Sebab itu, Yani meminta masyarakat agar tidak melakukan pembakaran ketika membuka lahan. Hal itu dapat merugikan banyak pihak, di antaranya warga lain di kawasan sekitar.
Mereka terganggu dengan asap kebakaran lahan yang mengganggu pernapasan.
Baca Juga: BREAKING NEWS Miliki Komorbid Jantung, Satu Pasien Covid-19 di Balikpapan Meninggal Dunia
Kawasan yang dilewati pipa gas tersebut juga jadi potensi bahaya apabila kebakaran terjadi.
"Saya minta juga Kelurahan melakukan sosialisasi ke Kelurahan," tuturnya kepada TribunKaltim.co pada Minggu (19/7/2020).
Nah, untuk mengantisipasi kebakaran hutan agar tak meluas, pihaknya berencana membuat posko kebakaran di wilayah Bontang Lestari Kota Bontang Kalimantan Timur.
“Masih terkendala personil yang bertugas disana ini juga masih jauh dari yang diharapkan, mudah mudahan kita mendapatkan bantuan unit," harapnya.
Baca Juga: Diguyur Hujan, Jalanan di Pesona Bukit Batuah Balikpapan Licin, Warga Inisiatif Beri Bebatuan
Baca Juga: Siswa di Kukar Belum Aktif Belajar, 13 Juli 2020 Jadwal Masuk Sekolah, Masih Perkenalan via Daring
Untuk diketahui, data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang periode pertama tahun 2020, ada sebanyak 26 kejadian kebakaran. Luas lahan yang terbakar sekira 51,417 hektar (ha).
Angka tersebut lebih tinggi dibanding tahun lalu. Sebelumnya hanya 23 kejadian. Tahun ini terjadi peningkatan 3 kejadian.
Februari jadi bulan terbanyak terjadinha kebakaran lahan yakni 9 kasus, dengan luas lahan terbakar sekira sebesar 4,84 ha.
Sementara dari sisi lahan terbakar, paling luas pada Maret yakni mencapai 28,97 hektar. Kendati hanya terjadi 7 kasus kebakaran lahan.
( TribunKaltim.co/Fachri )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mendekati.jpg)