TNI-Polri Sinergi Jaga Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

PERAN Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan TNI di masa pandemi Covid-19 tidak hanya membantu pengamanan dan mengawasi kegiatan masyarakat selama

Editor: Tohir
ist
ist 

Belum lama ini, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meresmikan 7.024 lebih program Kampung Tangguh yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Kampung Tangguh merupakan program Polri di setiap Polda dengan bantuan jajaran TNI untuk menjaga kesediaan pangan akibat pandemi Covid-19. Peresmian dilakukan serentak oleh Polda seluruh Indonesia melalui tayangan virtual, awal Juli lalu.

Di Kaltim sendiri, Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono bersama seluruh Polres menggerakkan program Kampung Tangguh melalui budidaya ikan lele dan tanaman sayuran.  Dan, 9 Juli 2020 lalu, secara serentak Polres dan Kodim di Kaltim melakukan panen lele dan kangkung dalam wadah ember yang dicanangkan dalam program ketahanan pangan di tengah pandemi covid-19.

Kegiatan panen dilakukan di RT 40 , Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah yang telah ditetapkan sebagai Kelurahan Tangguh Covid-19.  Menurut Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono, program Kampung Tangguh sudah berjalan secara nasional.

Bersama masyarakat, apparat TNI dan Polri melaksanakan penanaman bibit ikan termasuk bibit jagung dan secara serentak di seluruh Indonesia. Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), program budidaya ikan dan tanaman cepat panen ini memanfaatkan lahan kantor TNI-Polri. Seperti singkong, ubi pisang dan lain sebagainya. Termasuk memanfaatkan lahan-lahan masyarakat yang belum digarap.

Kampung Tangguh dibentuk tujuannya untuk mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya disiplin melaksanakan protokol kesehatan di masa pandemi maupun New Normal.  Menunjang kegiatan tersebut, pembangunan infrastruktur desa seperti pos kesehatan warga, rumah karantina lengkap dengan fasilitas penunjang, hingga pelatihan penanganan covid-19.

Kita berharap, kepedulian TNI dan Polri ikut turun langsung dalam menjaga ketahanan pangan bisa memastikan ketersediaan bahan pangan aman selama masa pandemi.  Namun, yang tidak kalah pentingnya, bagaimana pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan adalah memastikan bahan tersebut terjangkau bagi warga.

Hal penting lainnya dalam menjaga ketahanan pangan adalah stabilitas harga pangan. Pemerintah perlu waspada terhadap lonjakan harga bahan pangan, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Ketahanan pangan harus kita. Peran TNI dan Polri ikut menjaga stabilitas pangan selama pandemic perlu mendapat apresiasi dan dukungan bersama. (*)

Oleh: Sumarsono, S. Sos
Ketua Aliansi Media Siber Seluruh Indonesia (AMSI) Kaltim

Tags
Opini
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved