Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Cegah Virus Corona, Warga Blok D1 Jalan Jakarta Samarinda Lakukan Pembatasan Arus Keluar Masuk

Penyebaran Virus Corona atau covid-19 terus meningkat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Pembatasan jalan keluar masuk yang dilakukan warga di pemukiman Blok D1 RT 44 Perumahan Kopri Jakarta, Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, pada Senin (27/7/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penyebaran Virus Corona atau covid-19 terus meningkat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Tentu hal tersebut membuat sebahagian masyarakat merasa khawatir akan terjangkitnya wabah yang bermula dari Wuhan tersebut.

Berbagai cara dilakukan oleh masyarakat agar menghindari penyebaran wabah Virus Corona tersebut. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh warga di pemukiman Blok D1 RT 44 Perumahan Kopri Jakarta, Jalan Jakarta, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.

Yaitu membatasi keluar masuknya masyarakat dalam lingkungan tersebut.

Menurut keterangan Lurah Loa Bakung Hutanto, dirinya membenarkan salah satu lingkungan pemukiman di wilayahnya sudah melakukan pembatasan keluar masuk masyarakat.

Baca Juga:Dampak Corona, Pilot Bergaji Rp 2 Juta Per Hari Viral, Lantaran Harus Ganti Kerja jadi Kurir Makanan

Baca Juga:UPDATE Virus Corona di Kukar, 6 Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dari Kluster Senam dan Tanjung Aju

“Sejak Minggu (26/7) di wilayah itu (Blok D) sudah melakukan pembatasan keluar masuk,” ucapnya saat dihubungi Senin (27/7/2020).

Hutanto melanjutkan, bahwa pembatasan keluar masuk tersebut yang dilakukan oleh warga tersebut, sebagai salah satu cara memutus rantai penyebaran virus corona, yang di mana tujuannya untuk kebaikan bersama.

“Iya, untuk kegiatan seperti berbelanja kebutuhan sehari-hari. Nanti dari RT yang berkoordinasi,” ucapnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Camat Sungai Kunjang Aditya Koesprayogi, ia menyebutkan bahwa pihak kecamatan mengapresiasi kerja keras para Lurah, Pimpinan Puskesmas, Babinmas, Babinsa, dan support dari Ketua RT dan Tokoh Masyarakat setempat dalam merespon dan melakukan upaya-upaya untuk memutus rantai penyebaran penularan covid.

Mulai dari penyemprotan disinfektan dan membatasi sementara waktu arus keluar masuk orang yang tujuannya untuk kebaikan bersama.

“Tetap ikuti protokol kesehatan dan mudahan kita sehat selalu,” ujarnya. (*)

Baca Juga:Pemprov DKI Cari Warganya yang Positif Virus Corona, Anies Baswedan : Kami Mengurangi Masalah

Baca Juga:Pandemi Corona Warga Muslim Diimbau di Rumah, Masjid di Jepang Tidak Gelar Salat Idul Adha

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved