Breaking News:

Anggaran Direfocusing, Program Bedah Rumah Pemkot Balikpapan Tetap Berlanjut

Program penataan kawasan permukiman tanpa kumuh Balikpapan dipastikan tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19

TRIBUNKALTIM.CO, MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman atau Disperkim Kota Balikpapan, I Ketut Astana. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Program penataan kawasan permukiman tanpa kumuh Balikpapan dipastikan tetap berjalan di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman atau Disperkim Balikpapan, I Ketut Astana mengatakan, awalnya tahun ini telah disusun anggaran sebesar Rp 40 miliar.

Namun setelah adanya kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, maka anggaran yang dialokasikan menjadi Rp 20 miliar saja.

"Tahun ini terkena refocusing dari Rp 40 miliar menjadi sekitar Rp 20 miliar," ujarnya. Penataan kawasan permukiman itu dilakukan terhadap 12 dari 34 kelurahan yang ada di Kota Balikpapan.

Baca juga; Dua Pedagang Sepinggan Positif Covid-19, Pemkot Balikpapan Kembali Gelar Rapid Test Massal

Baca juga; Embarkasi Haji Sempat Ditolak Warga jadi Tempat Isolasi, Walikota Balikpapan: Jangan Didramatisir

Di antaranya Kelurahan Manggar, Sepinggan, Baru Ulu, Baru Tengah, Baru Ilir, Muara Rapak, Teritip hingga Damai.

Ia menyebutkan, ada beberapa komponen yang menjadi tolak ukur dalam pelaksanaan program permukiman tanpa kumuh.  Seperti misalnya kondisi rumah, sanitasi, pengelolaan sampah hingga pada ketersediaan infrastruktur penunjang.

Pelaksanaan program ini nantinya akan lebih fokus pada program bedah rumah dan pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL) komunal.

"Saat ini terus dilakukan penyempurnaan program seperti bedah rumah yang masih berjalan. Termasuk IPAL Komunal, itu juga masuk program yang disempurnakan," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Miftah Aulia Anggraini
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved