Breaking News:

Pemkab Kukar Kumpulkan Motor dan Mobil, Rencana Lakukan Lelang untuk Penghapusan Aset

Bahkan, Pemkab Kukar sudah mengumpulkan sebagian kendaraan mulai roda dua, roda empat dan lebih.

TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
kendaraan dinas yang telah dikumpulkan dan disimpan di komplek kantor Bupati Kukar 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar), Kalimantan Timur dalam waktu dekat akan melakukan penghapusan aset dengan melelang sejumlah kendaraan operasional pemerintahan.

Bahkan, Pemkab Kukar sudah mengumpulkan sebagian kendaraan mulai roda dua, roda empat dan lebih.

Hingga saat ini, proses pengumpulan dan penarikan kendaraan operasional masih terus dilakukan.

Kepala Bagian Umum sekretariat daerah Kukar, Upa Permana mengungkapkan, saat ini untuk data pengumpulan kendaraan sementara di wilayah Setda yakni untuk roda dua sebanyak 35 unit, untuk roda empat ada sekitar 7 unit dan kendaraan campuran sebanyak 19 unit.

“Itu sudah termasuk kendaraan titipan dari beberapa OPD lain juga yang dititip ke kita,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Kukar Akan Bangun Depot Arsip, Wabup Minta Aparat Tingkatkan Tata Kelola Kearsipan

Baca Juga: Dewan Masjid Indonesia Kukar Dikukuhkan, Wabup Chairil Ajak Umat Makmurkan Masjid

Ia menerangkan, jumlah kendaraan yang akan dilelang tersebut masih merupakan kendaraan yang dikumpulkan di lingkup Setda saja, sementara ada juga kendaraan-kendaraan yang sudah ditarik dan disimpan oleh OPD masing-masing.

“Sampai sekarang tim masih melakukan penertiban kendaraan. Jadi, jumlah kendaraan yang masuk ini masih akan terus bertambah,” tuturnya.

Upa menjelaskan, kegiatan pengumpulan kendaraan dinas yang sudah tak terpakai tersebut dilakukan sejak awal Juli 2020 lalu dan akan diselesaikan sekitar 45 hari pekerjaan.

“Paling lambat awal September lah selesainya,” pugkasnya.

Dirinya juga menerangkan, secara teknis pihaknya hanya sebagai penyimpanan dan selanjutnya leading sektor dari pelelangan kendaraan tersebut berada di bidang aset di BPKAD Kukar.

“Jadi maksud dari penertiban ini adalah supaya nanti barang-barang yang rusak atau barang-barang yang sudah tidak bisa termanfaatkan lagi bisa kita hapus kan. Akhirnya tidak jadi menjadi pembebanan pencatatan aset di kita,” tandasnya.

Upa menambahkan, kriteria aset kendaraan yang bisa dihapuskan ini, yakni kendaraan yang umur ekonomisnya sudah habis berarti nilai manfaatnya sudah jauh berkurang, artinya lebih banyak biaya perawatannya daripada nilai manfaatnya.

Saat ini ucap dia, tahapan penghapusan aset tersebut masih dalam tahap pengumpulan kendaraan, kemudian dilanjutkan pengecekan kondisi dan penentuan nominal harga melalui appraisal.

“Ada beberapa sih yang kondisinya masih bagus, ada beberapa sih seperti Rumah Sakit kemarin kan ada sekitar 33 unit yang diserahkan ke kita dan ada sekitar 20 unit yang masih bagus,  untuk operasional dan itu mungkin bisa kita manfaatkan nanti untuk kawan-kawan memang benar-benar membutuhkan sesuai dengan kompetensinya,” tutupnya.(*)

Baca Juga: Peringatan ke-59 Tahun Gerakan Pramuka, Wakil Bupati Kukar Bantu Sosialisasi Protokol Covid-19

Baca Juga: Pembangunan Rumah Sakit di Muara Badak Kukar, Mahasiswa Berharap Segera Terealisasi

Penulis: Aris Joni
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved