Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Ardi yang Tenggelam di Sungai Mahakam

"Ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia," kata Melkianus Atas permintaan keluarga, korban dibawa ke rumah duka

Penulis: Sapri Maulana | Editor: Mathias Masan Ola
HO/Basarnas Kaltimtara
Tim SAR Gabungan saat proses evakuasi Ardi, 24 tahun, penjaga pelabuhan yang sebelumnya dilaporkan menghilang di Sungai Mahakam. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Tim SAR gabungan berhasil menemukan Ardi, 24 tahun, yang dilaporkan tenggelam. Hal itu diungkapkan, Kepala Kantor Pencarian & Pertolongan Kelas A Balikpapan ( Basarnas Kaltimtara ) Melkianus Kotta, Kamis, 3/9/2020.

"Ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia," kata Melkianus. Atas permintaan keluarga, korban dibawa ke rumah duka.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan penutupan operasi pencarian. Basarnas Kaltimtara menjelaskan tim SAR yang terlibat sebagai berikut:

1. Unit Siaga SAR Samarinda
2. Polairud Polda Kaltim
3. Polairud Polresta Samarinda
4. Polsek Sungai Kuning
5. BPBD Kukar
6. Relawan Samarinda
7. Relawan Kukar
8. Warga Setempat

Diberitakan sebelumnya, tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap penjaga pelabuhan di Loa Kumbar, Kecamatan Sungai Kunjang.

Pria bernama Ardi, 24 tahun tersebut dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam. Kepala Kantor Pencarian & Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta menjelaskan, kejadian diketahui warga sekitar pukul 05.30 Wita.
“Kami menerima info pada hari Rabu, 02 September 2020 Pukul 10.20 WITA. Tim kemudian langsung berangkat ke lokasi kejadian,” kata Melkianus.

Baca juga; Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Sekda Kukar Resmikan Puskesmas Sungai Mariam di Anggana

Baca juga; BLT Karyawan Swasta Diperpanjang Sampai 2021? Erick Thohir Sudah Buka Peluang, Ini Kata Menaker

Dari informasi yang dihimpun Basarnas Kaltimtara, rekan penjaga pelabuhan tersebut pergi menjemput orang pada pukul 04.00 Wita. Ardi kemudian ditinggal sendirian. Menurut saksi di sekitar kejadian, sebelum Salat Subuh masih melihat Ardi di pelabuhan.

“Namun setelah sholat subuh, korban tampak tidak terlihat di sekitar pelabuhan, kawannya langsung mendatangi dan tidak menemui keberadaan korban dipelabuhan,” kata Melkianus.

Masih dari informasi yang dihimpun Basarnas Kaltimtara, Ardi tak ditemukan di pelabuhan, yang ada hanya tempat tidur korban dan rokok korban. Kemudian, rekan Ardi pergi mencarinya di sekitar pelabuhan.

“Di temukan sandal korban terlihat larut dan sangkut di rakit. Saat ini telah dilakukan pencarian oleh unsur SAR gabungan, dari pol air, dan warga setempat dengan hasil sementara masih nihil,” kata Melkianus. (TRIBUNKALTIM.CO/SAPRI MAULANA)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved