Rabu, 13 Mei 2026

Virus Corona di Kaltim

Pandemi Covid-19, Warga Samarinda Dilarang ke Kukar, TNI Jaga Akses Masuk

Jalan poros Samarinda menuju Tenggarong, ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ), akan dijaga jajaran TNI bersama tim gabungan pendisiplinan

Tayang:
Editor: Budi Susilo
(SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi virus Corona. Warga yang diperbolehkan masuk ke Tenggarong Kukar, hanya yang punya urusan penting seperti kedinasan, urusan ekonomi, sosial dan lainnya yang sifatnya mendesak dan penting, Jumat (2/10/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga Samarinda yang akan masuk ke wilayah Kukar Kalimantan Timur untuk sementara ditahan. 

Warga yang diperbolehkan masuk ke Tenggarong Kukar, hanya yang punya urusan penting seperti kedinasan, urusan ekonomi, sosial dan lainnya yang sifatnya mendesak dan penting.

Jalan poros Samarinda menuju Tenggarong, ibu kota Kabupaten Kutai Kartanegara ( Kukar ), akan dijaga jajaran TNI bersama tim gabungan pendisiplinan protokol covid-19 Kukar setiap akhir pekan.

Penjagaan dilakukan untuk mengawasi kepatuhan protokol covid-19 sekaligus menyeleksi pergerakan masyarakat Samarinda menuju Tenggarong.

Baca Juga: Jadwal Penerapan Sanksi Tidak Pakai Masker di Samarinda, Pelanggar akan Disidang Yustisi

Baca Juga: Masih Zona Orange Covid-19, Jam Malam di Balikpapan Masih Berlaku

Baca Juga: Cara Bikin Tubuh Tetap Bugar Selama WFH Kala Pandemi Corona ala Lembaga Anti Doping Indonesia

Bagi warga Samarinda yang hanya jalan-jalan atau berwisata ke Tenggarong diminta putar balik.

“Kalau hanya wisata saja atau silaturahmi ditangguhkan dululah untuk sementara waktu saja. Kami minta pulang saja,” ungkap Komandan Kodim 0906/Tenggarong Letkol Inf Charles Alling saat dihubungi Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Warga yang diperbolehkan masuk ke Tenggarong, lanjut Charles, hanya punya urusan penting seperti kedinasan, urusan ekonomi, sosial dan lainnya yang sifatnya mendesak dan penting.

Operasi disiplin protokol covid-19 ini sudah dimulai sejak 22 September 2020. Di awal-awal operasi, kata Charles, tim berhasil memulangkan kurang lebih 90 kendaraan bermotor setiap hari.

Setelah dua pekan berjalan, kepatuhan masyarakat mulai terlihat.

Baca Juga: Masih Zona Orange Covid-19, Jam Malam di Balikpapan Masih Berlaku

Baca Juga: Kronologi Kasus yang Menjerat Anggota DPRD Balikpapan, Kini Telah Dijebloskan di Lapas Klas IIA

Pergerakan masyarakat yang kepentingannya hanya wisata atau jalan-jalan ke Tenggarong mulai berkurang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved