Isu Pemekaran Daerah Samarinda Seberang Ditanggapi Wagub Kaltim Hadi Mulyadi
Isu pemekaran daerah wilayah Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur atau biasa disebut Daerah Otonomi Baru (DOB) kembali berembus
Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
"Jika saat berpisah dengan Kota Samarinda dan aspek ekonomi tidak sesuai yang diinginkan, akan menjadi masalah ke depannya dan merugikan masyarakat
Secara ekonomi apakah pemekaran itu juga bermanfaat bagi masyarakat. Nanti APBD terpisah dan itu harus dihitung dengan baik.
Jika kajian ekonomi tidak menguntungkan sebaiknya jangan," tegas Hadi Mulyadi.
Baca Juga: Wapres Maruf Amin Beber Sejak Zaman Nabi Ada Pandemi, Ada Pola Pentingnya Cuci Tangan
Baca Juga: Bukan Teori Semata, Kemendikbud Meminta Mahasiswa Sosialisasikan Protokol 3M Tangkal Corona
Namun hal tersebut, kata Hadi, kembali lagi kepada keputusan Pemerintah Kota Samarinda.
Masuk Materi Debat Calon Walikota
Sebelumnya diberitakan, ada delapan indikator yang masuk ke dalam materi debat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Samarinda di Pilkada Samarinda 2020.
Hal tersebut diutarakan oleh Ketua KPU Samarinda Firman Hidayat, Jumat (16/10/2020).
Ia mengatakan delapan indikator itu beberapa di antaranya terkait kesejahteraan masyarakat, masalah daerah NKRI.
"Apa pun tema yang diadakan masuk di salah satu sub tema yang disebutkan tadi," ucap Firman Hidayat.
Baca Juga: KPU Samarinda Gelar Debat Paslon Kepala Daerah Minggu Depan, Ini Perkiraan Materi Debat
Baca Juga: Jadwal Debat Paslon Pilkada Samarinda, KPU Kini Tengah Mempersiapkan Materi yang akan Dibahas
Baca Juga: Masih Tahap Persiapan, KPU Bulungan Beber 2 Opsi Pelaksanan Debat Cabup Bulungan
Dari delapan indikator itu dipecah menjadi beberapa bagian sub tema yang nantinya diberikan oleh pemateri kepada moderator.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/wakil-gubernur-kaltim-hadi-mulyadi-saat-menghadiri-deklarasi.jpg)