Breaking News:

Kabar Artis

Kasus Jerinx SID, Dituntut 3 tahun Penjara, Suami Nora Alexandra Emosi, Siapa Sebenarnya yang Mesen?

Kasus Jerinx SID, dituntut 3 tahun penjara, suami Nora Alexandra emosi, siapa sebenarnya ingin memenjarakan saya?

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Tribun Bali/Rizal Fanany
Penggebuk drum band Superman Is Dead (SID), I Gede Ary Astina alias Jerinx menjalani sidang agenda pemeriksaan terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (27/10/2020). Lanjutan kasus Jerinx SID, dituntut 3 tahun penjara, suami Nora Alexandra emosi, siapa sebenarnya ingin memenjarakan saya, berikut fakta-faktanya 

TRIBUNKALTIM.CO - Lanjutan kasus Jerinx SID, dituntut 3 tahun penjara, suami Nora Alexandra emosi, siapa sebenarnya ingin memenjarakan saya, berikut fakta-faktanya

Hari ini, drummer Superman is Dead ( SID ), Jerinx menjalani sidang tuntutan perkara dugaan kebencian di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa 3 November 2020.

Dalam sidang, Jaksa menuntut terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx ( JRX ) dipidana 3 tahun penjara, seusai sidang, Jerinx meluapkan emosinya hingga ditenangkan istrinya, Nora Alexandra.

Berikut ini fakta-fakta sidang Jerinx yang dirangkum dari Tribun-Bali.com ( grup TribunKaltim.co 0

1. Sidang Disiarkan Langsung

Sidang perkara dugaan ujaran kebencian dengan terdakwa Jerinx digelar di PN Denpasar, Bali, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Permohonan Jerinx Dikabulkan Hakim, Tak Sabar Jumpa Ketua IDI Bali yang Laporkannya & Ucap Kata Ini

Baca juga: Dikabulkan Pengadilan, Jerinx Tak Sabar Temui Ketua IDI Bali, Bikin Dia Dipenjara, Mata Jendela Hati

Sidang kali ini mengagendakan pembacaan surat tuntutan dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube PN Denpasar.

"Persidangan perkara Jerinx, Selasa tanggal 3 Nopember jam 10 di ruang sidang Cakra pengadilan negeri Denpasar dengan acara tuntutan pidana disiarkan secara langsung (live streaming) pada Channel YouTube link https://youtu.be/7POMZgeKfhQ," jelas Kepala PN Denpasar, Sobandi.

Dengan disiarkan secara langsung, kata Sobandi, masyarakat bisa menyaksikan jalannya persidangan tanpa datang ke PN Denapasar.

"Masyarakat dipersilakan menyaksikan persidangan tersebut, baik hadir langsung ke pengadilan maupun melalui YouTube dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19," terangnya.

2. Dugaan Ujaran Kebencian

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved