Bunuh Mantan Pacar Anaknya Pakai Stik Golf, Ibu dan Sang Kakak Bebas Hukuman, Kok Bisa?

Seorang pria di California AS harus tewas, karena menderita sejumlah luka akibat pukulan dan tikaman di tubuhnya.

Editor: Samir Paturusi
Wartakota
Ilustrasi-Seorang pria di California AS harus tewas, karena menderita sejumlah luka akibat pukulan dan tikaman di tubuhnya. 

TRIBUNKALTIM.CO-Seorang pria di California AS harus tewas, karena menderita sejumlah luka akibat pukulan dan tikaman di tubuhnya.

Padahal awalnya ia melakukan penganiayaan kepada seorang perempuan.

Perempuan itu tak lain adalah mantan pacarnya sendiri.

Mantan pacarnya juga mengalami luka dan kini masih dirawat di rumah sakit. 

Baca Juga: Sakit Hati Jadi Korban Kekerasan Selama 10 Tahun, Istri Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Nyawa Suaminya

Baca Juga: Tak Terima Istrinya Dihamili, Suami di Sampang Bunuh Pria Selingkuhan Istrinya

Baca Juga: Lakalantas Kerap Merenggut Nyawa, Dirlantas Polda Kaltim Sebut Pembunuh Paling Mengerikan

Pria yang bernama Justin Gross tewas dibunuh oleh ibu dan kakak perempuan mantan pacarnya itu.

Awalnya ia melemparkan paver beton ke rumah si mantan pacar di South Pasadena pada Sabtu (28/11/2020).

Media setempat, Los Angeles Times memberitakan, Gross kemudian melangkah masuk dan mulai menyerang si mantan pacar di bagian wajah.

Di saat itulah, ibu dan kakak perempuan korban datang dan membantunya, di mana mereka bersenjatakan stik golf serta pisau dapur.

"Mereka berusaha memisahkannya, namun tak berhasil karena dia terlalu kuat. Jadi, mereka menggunakan senjata," ungkap Letnan Barry Hall.

Kepolisian South Pasadena menyatakan, mereka mendengar jeritan perempuan dan kaca pecah saat datang pada pukul 10.00 waktu setempat.

Diilansir New York Post Minggu (29/11/2020), pria berusia 40 tahun itu kemudian dinyatakan tewas di tempat setelah ditikam dan dipukul stik golf.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved