Terkendala Anggaran, Layanan PDAM Tirto Kandilo Paser Kurang Maksimal
Hari ini Bupati Paser, Yusriansyah Syarkawi, melantik Ina Rosana sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah.
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Hari ini Bupati Paser, Yusriansyah Syarkawi, melantik Ina Rosana sebagai Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kandilo Kabupaten Paser, Kalimantan Timurpada Senin (28/12/2020).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dewan Perumda Air Minum Tirta Kandilo oleh Bupati ini dilakukan di Pendopo Bupati.
Disaksikan Wakil Bupati Paser H Kaharuddin, Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, Dandim 0904 Tanah Grogot, mewakili Kapolres Paser, Sekda Katsul Wijaya dan Kepala Inspektur Ispektorat Dharni Hariyati serta pimpinan Bankaltimtara, proses pelantikan berlangsung sederhana dengan protokol kesehatan.
Sebelumnya, Ina Rosana juga menjabat sebagai anggota Dewan Pengawas dan saat ini dilantik kembali oleh Bupati Yusriansyah Syarkawi periode 2021-2024.
Baca juga: 2 Pasien Covid-19 di Penajam Paser Utara Meninggal dengan Komorbid Diabetes
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Penajam Paser Utara, Hari Natal Ketambahan 6 Kasus Positif Covid-19
Baca juga: KABAR DUKA, Mantan Ketua MUI Paser Wafat, 8 Tahun Berjuang Hadapi Penyakit Syaraf Terjepit
Baca juga: Wabup Kaharuddin Resmikan 2 Blok Pasar Senaken Paser, Keamanan Kenyamanan Pembeli Prioritas Utama
Menurut Ina Rosana, perusahaan air minum daerah Tirta Kandilo memiliki peran penting dalam pembangunan di Kabupaten Paser dalam menciptakan masyarakat Paser yang sejahtera dengan adanya jaminan ketersediaan air bersih.
"Maka dari itu, peran Dewan Pengawas PDAM menjadi sangatlah penting dengan tantangan menjamin ketersediaan air bersih dan air minum bagi masyarakat yang ada di Kabupten Paser," ungkapnya.
Ina menilai pelayanan PDAM terhadap pelanggan yang ada di 10 Kecamatan belum maksimal.
"Untuk saat ini cakupan layanan PDAM masih rendah jauh dari kondisi ideal, baru mencapai 36% lebih, sedangkan yang seharusnya tercapai 80 persen," jelasnya.
Menurutnya, Kabupaten Paser yang nantinya akan menjadi penyanggah Ibu Kota Negara (IKN) tentunya dapat memaksimalkan pelayananannya untuk masyarakat.
Baca juga: Kawasan Babulu Penajam Paser Utara Tahun 2021 akan Dialiri Air Bersih dari PDAM
Baca juga: Butuh Dukungan APBD, PDAM Balikpapan Tetap Diberi Penyertaan Modal
Baca juga: PDAM Paser Usulkan Kenaikkan Tarif Air Bersih 57 Persen
Baca juga: PDAM Paser Siap Suplai Air Bersih ke RSUD
"Keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga pelayanan belun maksimal, kami berusaha untuk sekarang ini mendapat bantuan Bankeu dan dana Pusat, mudah-mudahan 2024 bisa tercapai," tandasnya.
Sedangkan dari segi operasional PDAM sudah mandiri, tidak ada subsidi dari Pemerintah Kabupaten, namun untuk pipanisasinya nasih didanai dari APBD melalui Dinas PUTR Bidang Cipta Karya.
Ina berhaap kedepan, kedepan dengan berjalannya fungsi pengawasan, maka Perumda bisa mencapai visi misinya terutama dlm hal peningkatan kualitas pelayanan dan menghasilkan PAD buat Daerah.
(TribunKaltim.co/Syaifullah Ibrahim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/syarkawi-melantik-ina-rosana-sebagai-dewan-pengawas-perusahaan-umum.jpg)