Senin, 11 Mei 2026

Virus Corona di Bontang

Belajar Tatap Muka di Bontang, Belum Dapat Restu dari Tim Satgas Covid-19, Disdik Sebut Ditunda

Dinas Pendidikan atau Disdik Bontang menunda penerapan pembelajaran tatap muka hingga waktu yang belum ditentukan di Kota Bontang.

Tayang:
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
PANDEMI CORONA - Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikbud Bontang, Saparuddi di Kota Bontang, Kalimantan Timur pada Jumat (1/12/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Dinas Pendidikan atau Disdik Bontang menunda penerapan pembelajaran tatap muka hingga waktu yang belum ditentukan di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Penundaan ini dilatari tren penyebaran covid-19 di Kota Bontang yang kian hari terus bertambah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikbud Bontang, Saparuddi menyebutkan, penundaan ini juga didasari adanya imbauan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Tujuannya agar seluruh daerah di Kalimantan Timur tidak memberlakukan penerapan pembelajaran tatap muka

"Iya karena covid-19 makin banyak. Pemprov juga minta jangan di berlalukan karena di Kaltim juga makin banyak yang terpapar corona," terang Saparudin saat di konfirmasi, Jumat (1/01/2021).

Baca juga: Tak Ingin Ada Klaster Sekolah, DPRD Bontang Minta Pemkot Kaji Ulang Penerapan Belajar Tatap Muka

Baca juga: Belajar Tatap Muka Januari 2021, Orangtua Siswa di Penajam Sepenuhnya Serahkan ke Pemkab PPU

Baca juga: Kalimantan Barat Tunda Belajar Tatap Muka 4 Januari 2021, Keinginan Gubernur Kalbar Sutarmidji

Baca juga: Sekolah di Daerah Terpencil Kabupaten Penajam Paser Utara Sudah Lakukan Simulasi Belajar Tatap Muka

Ia selain itu juga, tim satgas covid-19 Bontang belum bisa memberikan restu jika wacana ini disegerakan, hal itu disebabkan, lantaran tiga rumah sakit rujukan covid-19 di Bontang telah  melebihi kapasitas.

"Alasan tim satgas karena kepenuan sudah rumah sakit. Takutnya kalau di berlakukan pembelajaran tatap muka, nanti ada penambahan. Rumah sakit enggak bisa tampung lagi," tuturnya.

Baca juga: NEWS VIDEO Jelang Belajar Tatap Muka di Balikpapan, Sekolah Imbau Orang Tua Patuhi Pakta Integritas

Baca juga: Simulasi Belajar Tatap Muka di Balikpapan Digelar, Kepala Disdik Muhaimin Beber Rencana Berikutnya

Baca juga: Disdik Balikpapan Siapkan Skenario Belajar Tatap Muka, Simak Penjelasannya

Ditambah lagi pihaknya juga tak ingin mengambil resiko. Takutnya akan ada muncul klaster sekolah. Apalagi, anak-anak rentan terpapar covid-19.

Ia pun menambahkan, pembelajaran tatap muka nantinya akan kembali dibahas jika tren covid-19 di Bontang kembali melandai.

"Ditunda aja. Nanti kita atur ulang lagi kalau kondisinya sudah mulai membaik," pungkasnya.

Waspada Virus Corona Varian Baru

Muncul varian baru Corona, Menristek minta waspadai, fakta bukti penularan di Indonesia belum ada.

Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro meminta masyarakat mewaspadai varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris.

Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan untuk mencegah tingginya penularan, akibat varian baru virus covid-19 atau Corona ini.

"Kita harus sangat waspada dengan peningkatan kasus positif dan juga infeksi yang tinggi kita harus menjaga varian ini tdk sampa ikut membuat keadaan makin berat," ujar Bambang yang disiarkan channel Youtube BNPB, Kamis (24/12/2020).

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kutai Barat, Jelang Natal 2020, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia 8 Orang

Baca juga: Pendeta GPIB Maranatha Tanjung Selor: Jemaat Harus Kuat, Yakin Pandemi Corona akan Kita Lewati

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Balikpapan, BI Beri Hibah Mobil Operasional Vaksinasi Covid-19

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved