Virus Corona di Berau
Ketua DPRD Berau Madri Pani Dukung Perbup Protokol Kesehatan, Rutin Razia dan Denda Bagi Pelanggar
Ketua DPRD Berau, Madri Pani mendorong pemerintah melakukan tindakan tegas bagi pelanggar protokol kesehatan Corona
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Ketua DPRD Berau, Madri Pani mendorong pemerintah melakukan tindakan tegas bagi pelanggar protokol kesehatan Corona atau covid-19 di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Jumat (1/1/2021).
Hal tersebut dikatakan Ketua DPRD Berau Madri Pani, menyusul kasus covid-19 di Bumi Batiwakkal sebutan Kabupaten Berau beberapa hari belakangan terus mengalami peningkatan jumlah kasus.
Menangani pasien yang terus meningkat, perlu adanya kerja sama untuk mendisiplinkan protokol kesehatan.
Adakan razia di tempat umum di yang menimbulkan keramaian kalau ada yang tidak pakai masker.
Baca juga: Bupati Kubar FX Yapan Jalani Rawat Inap di RS, Terpapar Covid-19 Berpesan Patuhi Protokol Kesehatan
Baca juga: Capres dari PSI, Giring Ganesha Test PCR Swab Positif Corona, Begini Kondisi Istri dan anaknya
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Penajam Paser Utara, Pembuka Tahun 2021, Kasus Covid-19 Tambah 7 Orang
"Harus didenda sesuai Perbup, supaya ada dampak jera bagi masyarakat," tegas Politisi partai Nasdem itu.
Ia juga mendorong pemerintah Daerah bisa kembali kelangkah awal dalam penanganan covid-19 seperti melakukan sejumlah pembatasan untuk memutus penyebaran virus.
Pemerintah daerah dalam penanganan kasus yang terus meningkat bisa kembali ke awal seperti penerapan disiplin protokol kesehatan.
"Penjagaan setiap pos dan pintu masuk orang luar seperti di bandara di perketat," tuturnya.
Pemberlakuan tes antigen di bandara juga diapresiasi ketua DPRD Berau itu menurutnya itu bisa lebih efektif mendeteksi covid-19 jika dibanding rapid tes.
Baca juga: Sempat Tertunda Karena Pandemi Covid-19, Lima Raperda Ini Akhirnya Disahkan DPRD Kukar di Akhir 2020
Baca juga: Ketua DPRD Berau Ingatkan Pemkab Hadapi Tantangan Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19
Baca juga: DPRD Berau Dorong Pengembangan Obyek Wisata, Kepala Disbudpar Berau Sebut Ada 11 Tempat Unggulan
Ia juga meminta dalam upaya mengendalikan kasus, perusahaan yang ada di Kabupaten Berau mendukung pemerintah daerah seperti tidak memberi izin cuti karyawannya keluar daerah.
"Kita harap pihak ketiga juga harus membantu penanganan covid-19 minimal untuk sementara melarang karyawannya curi keluar daerah atau kalau ada yang cuti di luar daerah jangan kembali dulu. Karena kita tahu bersama penyumbang kasus terbesar adalah pelaku perjalanan dan itu karyawan," pungkasnya.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah Ingin Hak Perempuan Juga Diperhatikan
Baca juga: Wakil Bupati Berau Agus Tantomo Paparkan Penanganan Covid-19 di Hadapan Anggota DPRD Berau
Menanggapi tempat isolasi yang sejauh ini sudah terisi penuh Madri Pani meminta agar Pemerintah Daerah bisa bergerak cepat.
"Mencari solusi terlebih kondisi anggaran yang sejauh ini masih belum jelas," tegasnya.
Waspada Virus Corona Varian Baru
Muncul varian baru Corona, Menristek minta waspadai, fakta bukti penularan di Indonesia belum ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/menyusul-kasus-covid-19-di-bumi-batiwakkal-sebutan.jpg)