Breaking News:

Virus Corona di Berau

Kasus Covid-19 Melonjak, MUI Berau Keluarkan Seruan, Bantu Pemerintah!

Kasus covid-19 melonjak, MUI Berau keluarkan seruan menjaga protokol kesehatan, bantu Pemerintah!

Penulis: Ismail Usman | Editor: Christoper Desmawangga
TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Berau Syarifuddin Israil. (TribunKaltim.co/Ikbal Nurkarim) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kasus covid-19 melonjak, MUI Berau keluarkan seruan menjaga protokol kesehatan, bantu Pemerintah!

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Berau memberikan seruan sehubungan dengan kondisi saat ini terjadi lonjakan kasus positif covid-19 yang sangat signifikan di Kabupaten Berau, Minggu (3/1/2021).

Sehingga RSUD Abdul Rivai sebagai RS Rujukan covid-19 dan RS Darurat covid-19 telah terisi penuh oleh pasien dengan gejala sedang, berat dan pasien yang tidak memiliki fasilitas untuk isolasi mandiri.

Baca juga: Ketua DPRD Berau Madri Pani Dukung Perbup Protokol Kesehatan, Rutin Razia dan Denda Bagi Pelanggar

Baca juga: Awal Tahun 2021, Kasus Positif Covid-19 Tambah 44 Orang di Berau, Satu Pasien Meninggal Dunia

Baca juga: Gangguan Kamtibmas Berau Meningkat, Kapolres AKBP Edy Setyanto Erning Beber Kasus yang Mendominasi

Dalam seruannya, MUI Kabupaten Berau meminta agar umat Islam mendekatkan diri dengan ibadah kepada Allah SWT dan senantiasa berdoa memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Dalam melaksanakan ibadah, MUI meminta agar berpedoman pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia Pusat Nomor 14 tahun 2020 tanggal 21 Rajab 1441 H/ 16 Maret 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19.

"Seluruh kaum muslimin yang menjalankan ibadah dan aktivitas keagamaan lainnya di tempat umum seperti di masjid, mushalla, surau, majelis ta’lim, TPA/TPQ dan tempat lainnya yang digunakan dalam rangka ibadah agar berdisiplin menjaga protokol kesehatan sebagaimana arahan pemerintah," ungkap ketua MUI Berau, Syarifuddin Israil melalui seruannya yang diterima TribunKaltim.co

MUI Berau juga meminta seluruh pengurus masjid, mushalla, surau, majelis ta’lim, TPA/TPQ melaksanakan dan mengevaluasi secara ketat protokol kesehatan dengan menempatkan petugas khusus dalam memantau jamaah.

"Jika pengurus rumah ibadah belum mampu menjalankan protokol atau ada dugaan salah satu jamaah tertular covid-19 maka diserukan agar tidak melaksanakan ibadah di rumah ibadah tersebut. Agar para pengurus/takmir masjid membuat spanduk himbauan agar para jamaah mematuhi protokol kesehatan," tuturnya

MUI juga mengimbau agar umat Islam meningkatkan kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi wabah covid-19 dengan prinsip takaful atau saling menanggung beban terhadap warga lain yang sedang mengalami kesulitan akibat wabah ini.

Untuk para khatib, da’i dan penceramah diminta untuk senantiasa mengingatkan masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan langkah preventif lainnya  sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya mengurangi potensi penularan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved