Rabu, 3 Juni 2026

Berita Kukar Terkini

Peduli Pendidikan, Bunda PAUD Kukar Serahkan Bantuan ke TK Negeri Pembina, Gandeng Tanoto Foundation

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Kutai Kartanegara (Kukar), Maslianawati Edi Damansyah didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Tayang:
Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUKAR
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Kutai Kartanegara (Kukar), Maslianawati Edi Damansyah didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ikhsanuddin Noor, menyerahkan bantuan secara simbolis. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) Kutai Kartanegara (Kukar), Maslianawati Edi Damansyah didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ikhsanuddin Noor, menyerahkan bantuan secara simbolis.

Bantuan berupa alat peraga education APE (DAK 2020), buku pembelajaran (DAK 2020), Drum Band (APBD Perubahan 2020), rehab toilet (DAK 2020) serta Paket Anak Sigap dari Tanoto Foundation.

Penyerahan berlangsung di Gedung Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Pembina di Jalan Lais Kelurahan, Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Dalam penyerahan bantuan juga dihadiri Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nor Formal PNFI Hajjah Maria Ester, Kabid Sarana dan Prasarana Dikbud Kukar Murniwati.

Baca juga: Pemprov Kaltara Beri Insentif Khusus untuk Guru Non PNS, PAUD hingga SLTA

Baca juga: Sudah Dijamin Pemkab Kukar, Kontraktor Kukar Ngotot Tagihan Diproses di Awal Tahun 2021

Baca juga: Sempat Terputus, Jembatan Kayu di Sebulu Ilir Kukar Sudah Bisa Dilewati, Bupati Edi Damansyah Tinjau

Juga ada para kepala bidang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, para guru PAUD dan TK, serta sejumlah undangan lainnya.

Bantuan diterima secara simbolis oleh 3 (tiga) PAUD yang berasal dari Kecamatan Loa Kulu, Tenggarong, dan Tenggarong Seberang.

Maslianawati Edi Damansyah berharap, agar bantuan yang diberikan mampu meningkatkan daya kreatif dan edukasi anak didik.

"Semoga bermanfaat dan bisa dijaga, dipelihara dengan baik," kata dia dalam rilis prokom humas Setkab Kukar.

Sementara itu, menurut Kepala Bidang PAUD dan PNFI Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Maria Ester, bantuan diberikan secara bertahap kepada PAUD, baik negeri maupun swasta.

“Asalkan membuat permohonan dan memenuhi persyaratan,” pungkasnya.

Baca juga: Pemkab Kukar Rakor Pilkada 2020, Wabup Chairil Anwar: Partisipasi Pemilih Lepas dari Target Nasional

Baca juga: Pemkab Kukar Bangun Sinergisitas untuk Pengendalian Inflasi Bahan Pokok di Kutai Kartanegara

Baca juga: Kabar Gembira, 14 Ribu Pegawai Pemkab Kukar Non Pegawai Negeri Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Diketahui, Program PAUD SIGAP dari Tanoto Foundation tersebut bekerjasama dengan Pemkab Kukar.

Tanoto Foundation Dirikan Rumah Anak SIGAP

Berita sebelumnya. Usia Emas atau ‘golden age’ menjadi tahapan penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Usia Emas dalam rentang usia 0 sampai 5 tahun merupakan periode terbaik dalam perkembangan fisik dan otaknya.

Pusat Pengembangan Anak di Harvard University bahkan menyatakan bahwa 90 persen perkembangan otak anak terjadi sebelum ia menginjak usia 5 tahun.

Fakta ini membuat banyak pihak, khususnya orangtua harus lebih serius dan sungguh-sungguh dalam mengasuh anak di periode usia emas ini.

Baca juga: Platform Digital Kukar Pintar dan Cerdas, Mitra Terbaik Tanoto Foundation Seluruh Indonesia

Pengasuhan ini bukan hanya berfokus pada pertumbuhan anak saja tetapi juga perkembangan sesuai tahapan usianya.

Baca juga: Bupati Kukar Minta Lanjutkan Program PINTAR Tanoto Foundation

Baca juga: Tanoto Foundation Dukung Penanganan Covid-19, Berikan APD ke Rumah Sakit di 3 Wilayah

Baca juga: Persiapan Ibu Kota Negara Baru, Lahan Sukanto Tanoto Tahap Survei Identifikasi

Baca juga: Berdayakan Pendidik, Tanoto Foundation Dukung Percepatan Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia

Menyadari bahwa periode emas tumbuh kembang hanya terjadi satu kali dalam perkembangan kehidupan manusia dan tidak bisa diulangi lagi, Tanoto Foundation melalui Program SIGAP (Siapkan Generasi Anak Berprestasi) ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia berkembang sesuai dengan tahap perkembangnya dan siap bersekolah.

Untuk mencapai tujuan besar ini, Tanoto Foundation menitikberatkan programnya pada 3 strategi pengembangan anak usia dini yang holistik dan integratif, yaitu penurunan angka stunting, peningkatan kualitas pengasuhan anak usia dini, dan meningkatkan akses ke layanan anak usia dini yang berkualitas.

Intervensi yang dilakukan pada usia di bawah tiga tahun melalui orang tua penting untuk dilakukan sebab perkembangan anak di usia tersebut akan menjadi dasar dari perkembangan anak di tahap selanjutnya.

Program SIGAP mengembangkan model layanan Rumah Anak SIGAP untuk membekali keluarga dalam mengasuh anak usia 0-3 tahun sesuai tahapan tumbuh kembang anak secara holistik  integratif.

Hubungan orang tua dan anak yang diperoleh dari stimulasi psikososial mendasari terbentuknya pertumbuhan positif pada anak.

Baca juga: Pembelajaran MIKiR Tanoto Dapat Kembangkan Potensi Peserta Didik

Baca juga: Tanoto Fondation Samarinda Ajak Sekolah Mitra Tingkatkan Kualitas Pengajar

Baca juga: Program PINTAR Tanoto Foundation, Dosen dan Guru Kolaborasi Kembangkan Inovasi Pembelajaran

Pembentukan hubungan pada tahap awal pertumbuhan anak memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak pada masa yang akan datang.

Ragam layanan yang tersedia di Rumah Anak SIGAP adalah kegiatan pengasuhan bersama, kegiatan individu/ konsultasi keluarga (orang tua dan anak), kunjungan rumah, dan beberapa kegiatan pendukung lainnya.

Sebuah kehormatan bagi Tanoto Foundation untuk dapat bermitra dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, serta pemerintah daerah.

Yaitu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Dalam upaya pengembangan Anak Usia Dini dan Pencegahan Stunting,” kata Satrijo Tanudjojo, CEO Global Tanoto Foundation saat memberi sambutan dalam acara Pembangunan dan Renovasi Rumah Anak SIGAP, yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.

Baca juga: Guru SMP di Balikpapan dapat Pelatihan dari Tanoto Foundation, Kenalkan Metode Pembelajaran Baru

Baca juga: Ada Sukanto Tanoto, Pengadaan Lahan Ibu Kota Baru di Kaltim Disebut-sebut Bakal jadi Lebih Mudah

Baca juga: Bappenas Jelaskan Soal Kabar Lokasi Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur Dikuasai Sukanto Tanoto

Dukungan terhadap program Rumah Anak SIGAP juga disampaikan oleh Bapak Jumeri, S.TP., M.Si. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Program SIGAP yang digagas oleh Tanoto Foundation sebagai upaya untuk memperbaiki ekosistem pendidikan, meningkatkan kualitas guru PAUD, peran serta orang tua dan perbaikan nutrisi diawal pembelajaran.

Kemendikbud memberikan apresiasi yang tinggi dan rasa terimakasih atas peran serta Tanoto Foundation dalam membantu pemerintah dan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak usia dini dan menekan angka stunting.

"Saya berharap Rumah Anak SIGAP dapat menjadi stimulan, khususnya bagi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Pandeglang dan Propinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak usia dini secara holistik integratif," ujarnya.

Harapan kami, pendampingan dan layanan yang dilakukan oleh program Rumah Anak SIGAP, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya secara professional dan akuntabel, baik oleh guru, orang tua dan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mengenai pendidikan dan pengasuhan anak usia dini terutama anak usia 0 sampai 3 tahun.

Semoga keberadaan Rumah Anak SIGAP memotivasi dan memacu para penggiat pendidikan anak usia dini, orang tua dan masyarakat.

Baca juga: Tingkatkan Peran Serta Masyarakat dalam Bidang Pendidikan, Tanoto Foundation Adakan Pelatihan

Baca juga: Tanoto Foundation Bermitra dengan 24 Sekolah di Kukar

Baca juga: Tanoto Foundation Rangkul Balikpapan dan Kukar Pelatihan untuk Praktisi Pendidikan

Baca juga: Kemenag Balikpapan & Tanoto Foundation Latih Praktik Pembelajaran Aktif untuk 289 Guru dan Kepsek

"Sehingga dapat tercapai anak-anak Indonesia masa depan yang sehat cerdas ceria dan berakhlak mulia,” ujar beliau.

Hal senada disampaikan oleh Ibu Ellisa Sumarlin, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta, yang menyambut baik inisiatif dari Tanoto Foundation ini.

Orang tua menjadi kunci keberhasilan anak di masa depan. Pembekalan terhadap orang tua tentang pengasuhan yang baik berperan penting dalam mengoptimalkan perkembangan anak yang sehat dan cerdas, serta berkarakter unggul dalam mewujudkan masa depan mereka yang lebih baik lagi.

"Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Tanoto Foundation untuk program SIGAP karena program tersebut sejalan dengan apa yang sedang diupayakan oleh TP PKK DKI Jakarta. Saya berharap kedepannya makin banyak Rumah Anak SIGAP yang akan mempercepat terwujudnya layanan PAUD berkualitas dan merata khususnya di propinsi DKI Jakarta,“ ujar Ibu Ellisa.

(TribunKaltim.co/Aris Joni)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved