Selasa, 7 April 2026

Pemuda Tenggelam di Sungai Mahakam

Pagi Ini, Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda Lakukan Penyisiran di Sungai Mahakam

Pencarian terhadap Muhammad Al Fayed (19) yang holang setelah terseret arus saat berenang di perairan Sungai Mahakam petang kemarin digelar pagi ini.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda saat melakukan penyisiran pagi ini menggunakan rubber boat disekitar LKP atau titik korban terakhir terlihat, Selasa (19/1/2021).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pencarian terhadap Muhammad Al Fayed (19) yang holang setelah terseret arus saat berenang di perairan Sungai Mahakam petang kemarin digelar pagi ini.

Unit Siaga Basarnas Samarinda sendiri mendirikan posko SAR di kawasan RE. Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Tim gabungan Unit Siaga Search and Rescue (SAR) Basarnas Samarinda dibantu Relawan Gabungan Kota Samarinda, TNI-Polri, BPBD Samarinda, Tagana, Disdamkar, dan unsur instansi terkait lainya yang tak bisa disebut satu persatu.

Baca juga: Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Gubernur Kaltim Isran Noor: Rumah Warga Kena Ganti Untung

Baca juga: Walikota Balikpapan tak Izinkan Galang Dana Korban Bencana di Simpang Lampu Merah, Bakal Ditertibkan

Baca juga: BREAKING NEWS Seorang Warga Sepinggan Balikpapan Ditemukan Meninggal, Diduga Terpapar Covid-19

Melakukan briefing awal sebelum melakukan penyisiran disekitar Last Known Position (LKP) atau titik terakhir korban terlihat sekitar pukul 07.00 Wita, pagi tadi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kaltim-Kaltara (Kaltimtara) Melkianus Kotta, melalui Koordinator Unit Siaga SAR Basarnas Samarinda, Riqi Effendi menjelaskan, pagi ini selain menyisir melakukan rubber boat melakukan pemantauan diatas dengan memperhatikan arus Sungai Mahakam

Baca juga: Cerita Warga Samarinda Antusias Ikut Galang Dana untuk Banjir Kalsel, Ungkap saat Haul Guru Sekumpul

Baca juga: Gelar Pesta di Kolam Renang, Puluhan Remaja Balikpapan Langgar Prokes, Kena Denda Rp 1 Juta

"Tim SAR gabungan dalam operasi SAR hari ini menyisir disekitar LKP, sambil memantau pergerakan arus sungai," ungkap Riqi Effendi usai briefing bersama Tim gabungan, Selasa (19/1/2021).

Area pencarian yang dilakukan hari ini, dengan menyisir juga arah arus sungai yang condong ke hilir, titik korban ditengah sungai, tepat dibawah Jembatan Mahakam sebelum terseret arus dan menghilang. 

"Bisa memungkinkan korban terbawa oleh arus sungai yang deras, kami optimalkan penyisiran dan pencarian korban hari ini," sebutnya.

Baca juga: Anak Lelaki Satu-Satunya, Ayah Fayed Pasrah Tahu Anaknya Jadi Korban Ganasnya Sungai Mahakam

Baca juga: Basarnas Samarinda Lakukan Pencarian Pagi Ini di Sungai Mahakam, Dirikan Posko di Teluk Lerong

Tim sendiri mencari di titik lokasi yang kemungkinan korban muncul kepermukaan. Serta akan dilakukan secara berkala, ada juga tim yang memantau lewat darat.

Serta meminta otoritas perairan di Kota Tepian menginformasikan pada kapal-kapal yang melintas, jika melihat korban mengapung.

"Kami juga meminta otoritas perairan yang mengatur perlintasan kapal di Sungai Mahakam agar turut menginformasikan jika menemukan korban. Tim juga menyisir menggunakan rubber boat.

Baca juga: BREAKING NEWS Berenang dan Terseret Arus di Sungai Mahakam, Pemuda di Samarinda Menghilang 

Alhamdulillah, cuaca cerah berawan, terus kami pantau dari atas (darat) dan air (menyisir sungai) sehingga memungkinkan mencari dengan pola yang ada," pungkas Riqi Effendi.

(TribunKaltim.Co/ Mohammad Fairoussaniy)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved