Senin, 4 Mei 2026

Virus Corona di Bontang

Waspada! Kasus Covid-19 di Bontang Makin Parah, Seharinya Menelan 2 Korban Jiwa dan 150 Kasus Baru

Kasus Virus Corona di Bontang terus meroket, dalam seharinya ada tambahan 105 pasien aktif dan 2 orang meninggal dunia pada, Rabu (27/01/2021).

Tayang:
Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Kasus Virus Corona di Bontang terus meroket, dalam seharinya ada tambahan 105 pasien aktif dan 2 orang meninggal dunia pada, Rabu (27/01/2021).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG-Kasus Virus Corona di Bontang terus meroket, dalam seharinya ada tambahan 105 pasien aktif dan 2 orang meninggal dunia pada, Rabu (27/01/2021).

Dilansir dari Promkes Bontang, kini jumlah kasus aktif saat ini telah mencapai 995 pasien, dengan tingkat persentase penyebaran sebesar 31,5 persen.

Tak hanya itu, virus berbahaya dari Cina ini juga telah menelan sebanyak 55 korban jiwa.

Baca juga: Dua Perempuan Pengedar Narkotika Dibekuk Saat Akan Transaksi di Depan Kantor Gubernur

Baca juga: Datang Dengan Tangan Kosong, Pemilik Lahan di Samarinda tak Bisa Menunjukkan Bukti 

Lonjakan kasus ini otomatis, mengikis persentase kesembuhan hingga diangka 66,8 persen. Besaran ini jauh lebih kecil dari perhitungan nasional yakni 81 persen.

"Iya hari ini banyak lagi penambahan. Bahkan ada yang meninggal. Namun yang sembuh hanya 20 orang," terang Juru bicara Tim satgas covid-19 Bontang, Adi Permana saat dikonfirmasi melalui telpon seluler. 

Kenaikan kasus covid-19 tampak naik drastis pasca pergantian tahun. Lonjakan ini, kata dia, telah melampaui persentase nasional yang hanya 16 persen.

Baca juga: Panjang Tol Balsam 97,99 Km akan Bisa Dipakai Secara Penuh, Pembebasan Lahan Sudah 99,97 Persen

Baca juga: Rebutan Lahan Parkir, Seorang Pemuda di Samarinda Kena Bacok

Tren kasus yang terus melejit sangat mengkhawatirkan. Ketakutanya, ruang isolasi tak lagi sanggup menampung banyaknya pasien. Pun dengan tenaga medis yang jumlah terbatas.

"Kalau kebanyakan, otomatis tenaga medis kita pasti kelawahan," terangnya.

Maka dari itu, harapnya masyarakat bisa lebih disiplin lagi menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dan dipastikan, masa waktu PPKM juga bakal di perpanjang.

Baca juga: 6 Fakta Wanita di Samarinda Tewas tak Wajar, Coretan Pakai Lipstik Sampai Polisi Bocorkan Isi Surat

"Iya mau enggak mau harus diperpanjang. Kita bisa liat sendiri lah ini kasus bertambah terus. Kalau dibiarkan bisa makin parah," beber Adi.

Penulis : Ismail Usman/ Editor: Samir Paturusi

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved