Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Juru Mudi yang Nekat Lompat di Sungai Mahakam Samarinda Ditemukan Meninggal, Satu Orang Masih Dicari

Unit Siaga SAR Samarinda pada operasi SAR hari ketiga, Jumat, (12/2/2021) mengevakuasi juru mudi kapal yang nekat melompat ke perairan sungai Mahakam

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Evakuasi jasad Ali (35) yang ditemukan di radius 1,7 kilometer dari Last Known Position (LKP) atau titik korban terakhir terlihat pada Jumat (12/2/2021) dini hari tadi.  TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

Baca juga: BOCOR! Logo Baru Klub Liga Italia Inter Milan, Lebih Simple Tersisa 2 Huruf yang Bisa Berarti 'Saya'

Kapal tersebut membawa ABK bernama Marwan, Amir, Iwan, Arif dan Firman.

Dan satu juru mudi (juragan/nahkoda) yaitu Ali.

Keenam orang ini, sedang beraktivitas di perairan Sungai Mahakam sekitar Palaran, Kota Samarinda.

Mereka bersandar didekat tongkang kala itu.

Menurut keterangan salah satu saksi, ABK Arif (30) menceritakan. Saat itu ia bersama dengan lima ABK dan satu juru mudi sedang beraktivitas didekat tongkang,

Namun, tidak lama kemudian kapal mereka didatangi oleh tiga anggota polisi berpakaian lengkap, menggunakan speed boat. 

Setelah kru KM Jaya Setia diminta turun dari tongkang dan berada diatas kapal, sempat terjadi ketegangan.

Lantaran, saat anggota kepolisian hendak mengarahkan kapal ke markas Polair Polresta Samarinda, tepatnya di Dermaga Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

Juru mudi kapal bersikeras tak mau diarahkan ke Markas Polair untuk diminta keterangan terkait adanya laporan pihak pemilik tongkang, yang mencurigai aktivitas mereka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved